Ini Wajah Perebut Kursi Sekda Lombok Tengah

img1621269318991

DOK/RADAR MANDALIKA SIAP TARUNG: Ini para bakal calon Sekda Lombok Tengah, HL Idham Khalid-L Aknal Afandi-Amir Ali-L Firman Wijaya-Baiq Aluh-L Rahadian-HM Nazili.

BAKAL calon (balon) sekretaris daerah (Sekda) Lombok Tengah sudah mulai menyiapkan diri. Dalam waktu dekat ini, akan dibuka pendaftaran. Setidaknya, tujuh orang balon kandidat yang muncul. Di antaranya, Plt Sekda HL Idham Khalid, Kadis Lingkungan Hidup, Amir Ali, Kepala BPKAD Baqi Aluh, Kasat Pol PP L Aknal Afandi, Kadis PUPR L Firman Wijaya, Kadis Perkim L Rahadian dan Kepala BKPP H Moh.Nazili.

Dari balon yang muncul ini, nyaris semua tidak ada yang berani fulgar bicara ke public. Bahkan banyak dari mereka tak mau bicara sedikitpun. Radar Mandalika pun melakukan pendalaman atas isu yang berkembang.
Plt Sekda HL Idham Khalid yang ditanya seputar ini mengakui kesiapannya maju. Bahkan ia meminta doa dan dukungan.”Insya Allah, mohon doa dan dukugannya,” kata Idham belum lama ini.
Idham tak mau bicara panjang lebar soal persiapannya. Namun tentu di hadapan atasanya ia pernah buka rencannya maju.”Kita lihat saja nanti,” ujarnya singkat.
Kasat Pol PP, L Aknal Afandi yang dihubungi juga tak mau bicara panjang. Jebolan IPDN ini berdalih belum dibuka pendaftaran. “Saya ini bisa masuk persyaratan ngak,” katanya via wa.
Kendati demikian, Aknal akan melihat segala sesuatu hasil perhitungan. Sementara soal niat maju sudah ada.” Siapa yang tidak berminat jadi sekda?” tanya dia.
Namun ketika ia ada nasib menjadi sekda, tentu ada banyak langkah yang akan dia ambil dan lakukan. Mulai memperbaiki dalam birokrasi dan konsep lainya. Namun ia menyebutkan percuma ikut calon sekda kalau konsep tidak ada.”Dalam catatan benak saya cukup banyak. Kalau hanya jadi gagahan saja kurang barokah, he,” ujarnya.
Dalam menduduki posisi Sekda, Aknal tak mau disebut sebagai orang yang ambisius. Ia tentu akan memperhitungkan dengan matang segala sesuatunya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Amir Ali juga punya keinginan menjadi sekda. Namun sejauh ini ia tak mau bicara panjang lebar.”Kan belum ada pengumuman, syarat perlu kita lihat dulu. Kita bilang maju tapi tidak memenuhi itu omong kosong. Ya kita tunggu dulu,” kata Amir via wa.
Mantan Plt Kepala Dinas PU ini menerangkan, kalaupun ada nasib dan petunjukk Allah ia tentu akan bersama-sama meramaikan.
Ditegaskan kalaupun ada nasib jadi sekda, Amir akan lakukan utama adalah peningkatan sumber pendapatan asli daerah (PAD). Katanya ini harus diutamakan untuk meningkatkan sumber pembiayaan daerah, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan disiplin aparat dalam upaya memaksimalkan pelayanan pada masyarakat.
“Kita akan mengutamakan pendekatan pembangunan yang berbasis masyarakat, dan mendukung sepenuhnya visi misi bupati untuk kesejahteraan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Sementara, Kepala BKPP H Moh. Nazili mengaku tidak bisa maju menjadi calon sekda. Pasalnya, ia terganjal syarat di usia. “Tidak, tiang tidak memenuhi syarat karena usia,” jawabnya.
Ia menjelaskan, dalam syarat menjadi calon sekda maksimal usia 56 tahun. Sementara usia Nazili melebihi itu. Disinggung soal jadwal pengumuan pembukaan pendaftaran, Nazili menyebutkan masih menunggu keputusan Bupati HL Pathul Bahri.
“Masih menunggu ini,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR L Firman Wijaya juga demikian. Ia irit bicara. Namun dipastikan Firman maju dipencalonan sekda.”Insya Allah, semoga ada dukungan semua pihak,” katanya.
Namun Firman menegaskan, apapun menjadi perintah pimpinan pastinya akan dilaksanakannya. Termasuk dalam momen pencalonan sekda.”Kalau konsep ke depan sudah ada di dalam pikiran saya. Dan itu sudah lama disiapkan,” katanya.
Pada intinya, Firman tidak mau bicara berlebihan. Ia akan membeberkan konsep ke public ketika ada nasib menduduki jabatan sekda.”Mohon doa dan dukungan sekali lagi,” ucapnya.
Disamping itu, Kepala BKAD Baiq Aluh dan Kepala Dinas Perkim L Rahadian belum ada respons saat ditanya soal ini.
Dari tujuh nama yang muncul, Ketua DPRD Lombok Tengah M Tauhid menyebutkan semua balon itu layak menjadi sekda. Namun ada hal yang harus dimiliki oleh setiap nama atau kandidat/calon Sekda.
Antara lain, harus memahami sosial kultur tentang masyarakat budaya Lombok Tengah yang melingkupi pemerintahan dan kemasyarakatan. Selain itu, harus memilik pengalaman jabatan dalam bidang tugas manapun dalam rumpun jabatan paling tidak sekurang-kurangnya pernah dua kali menduduki jabatan pimpinan tinggi Pratama setingkat kepala dinas atau struktur eselon II. “Yang ini telah diatur berdasarkan aturan yang berlaku. Sebab posisi jabatan Sekda sangat strategis berperan dalam membantu kepala daerah menyusun program kerja dan mengkoordinasikan seluruh satuan perangkat kerja,” kata Tauhid.
Selain itu, Sekda merupakan jabatan karir tertinggi bagi seorang aparatur sipil negara (ASN). “Saran saya karena seorang Sekda seorang yang memilik peran strategis harus betul-betul orang yang mempunyai kapasitas yang hebat, inovatif dan harus loyal kepada atasannya yaitu bupati dan wakil bupati,” tegasnya.

Ia melanjutkan, secara demokrasi melalui Pilkada sebagai representasi masyarakat Lombok Tengah dan betul-betul diharapkan bisa bersinergi dengan semua kalangan. Terutama kalangan stake holder yang ada di Lombok Tengah tanpa pandang bulu.
Sementara, disentil jika ada calon dari luar Lombok Tengah. Tauhid merasa sah-sah saja Bupati mencari calon Sekda dari luar Lombok Tengah selama memenuhi persyaratan.
“Saya yakin bupati tidak akan melakukan hal itu, karena sumber daya manusia (SDM) yang kita miliki sekarang ini sangat berpotensi untuk menempati jabatan sekda,” yakin dia.
“Contoh Pak Idham hubungannya dengan masyarakat dan segenap stake holder pemerintahan sangat baik. Pak Firman dengan konsep-konsep perencanaan pembangunannya juga cerdas relasinya luas. Dan nama2 yang lain tidak bisa disebutkan satu persatu juga semuanya baik dan berprestasi,” pungkasnya.(red)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Mediasi Kedua Anak Gugat Ibunya Buntu

Read Next

Bangunan Toko Pancor Digusur

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *