INDAH: Pemandangan alam dari atas jalan Lendang Re-Kedaro yang baru diperbaiki Dinas PUPR-KP Lobar, Senin (25/5). Kepala Dinas dan Sekretaris PUPR KP saat mengecek kondisi jalan pasca pengaspalan. (WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR—Sempat di keluhkan, Jalan penghubung desa Sekotong Tengah Dusun Lendang re- Desa Kedaro Sekotong sudah selesai dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar. Rasa terimakasih terus diucapkan masyarakat, jalan yang dulu rusak kini mulus dan nyaman. Bahkan menjadi ikon wisata baru dikawasan tersebut. Jalan kelok perbukitan yang membentang, menyambut indahnya teluk dibawah langit berawan dari ketinggian. Seakan menjadi jembatan menuju keindahan lukisan alam teluk kawasan sekotong yang ditaburi berbagai kapal bersandar. Sport foto swap hingga jalur trail running bisa menjadi pilihan menikmati jalan itu.

“alhamdulillah jalan sudah bagus tidak parah kayak dulu lagi. Kita nyaman dan aman lewat jalan ini,” ujar Ali salah seorang warga Desa Kedaro saat ditemui jalan itu, Senin (25/5).

Kekhawatiran masyarakat melintasi jalan itu berkurang seiring kondisi jalan yang sudah mulus. Karena diakui pemuda itu, sebelum diperbaiki jalan tersebut, sangat rawan terjadi kecelakaan.

“Sekarang kalau lihat jalan ini sudah bagus insya Allah tidak ada lagi kecelakaan,” ucapnya.

Warga itu berterima kasih kepada Pemda Lobar yang sudah memperbaiki jalan tersebut. Jalan itu akan mempercepat aktifitas masyarakat perbukitan untuk menuju fasilitas umum seperti sekolah, pertanian hingga sekolah.

“Terimakasih pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan Pemukiman (PUPR-KP) Lobar Lalu Ratnawi bersama Sekretaris dan jajarannya turun langsung melihat kondisi jalan itu pasca selesai dilakukan pengaspalan. Ratnawi ingin memastikan kualitas hingga kondisi jalan itu.

“Kemarin hari Minggu (24/5) sudah selesai pengaspalan (hotmix-nya). Tinggal kami lakukan patching dan finishing rabat kiri-kanannya, sehingga tambah membuat nyaman buat masyarakat,” terang Ratnawi yang ditemui di sela mengecek kondisi jalan Lendang Re.

Selain akses vital mempercepat mobilitas dan akses ekonomi Masyarakat, jalan itu dinilai Ratnawi jadi titik ikonik wisata Lobar di kawasan Sekotong. Berbagai aktifitas wisata dan olahraga bisa menjadi pilihan yang dilakukan masyarakat.

“Bisa nanti dinikmati oleh masyarakat, selain berolahraga, bisa swafoto juga di sini, karena memang view-nya (pemandangan) bagus langsung menghadap pantai, sambil menikmati kapal pesiar yang bersandar. Ini salah suatu titik view yang menarik di Lombok Barat,” ujarnya.

Menurutnya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) sangat komit dalam pembangunan infrastruktur untuk masyarakat. Terlebih ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi mensuport dan membantu kemudahan dalam proses perbaikan jalan itu.

Ratnawi bahkan mengaku Bupati mengintruksikan pihaknya untuk memantapkan infrastruktur jalan dan Jembatan yang menujang mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga kawasan pariwisata.

“Jadi pembangunan jalan ini,membuat jarak tempuh ke Kedaro bisa dipersingkat dan akses ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Sekotong ini bisa lebih meningkat lagi,” jelasnya.

Jalan sepanjang 1,3 kilometer itu menelan anggaran mencapai sekitar Rp 6,7 miliar. Penantian panjang masyarakat di Desa Kedaro dan Sekotong Tengah atas akses jalan yang layak dan aman kini sudah terpenuhi. Tak hanya itu Ratnawi membeberkan kemungkinan ruas jalan lain yang vital bagi masyarakat akan diperbaiki tahun ini. Dinas PU mencatat sekitar 33 ruas jalan yang akan diperbaiki atau dibangun ditahun ini. Bahkan sekitar 15 titik ruas jalan akan dilakukan peningkatan jalan menjadi hotmix.

“Instruksinya Pak Bupati, roda perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat, sehingga ini juga akan memacu pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Lombok Barat,” imbuhnya.

Potensi besar kawasan pariwisata Sekotong akan semakin menarik investor dengan adanya akses jalan yang memadai.

“Sehingga investor yang masuk, wisatawan yang masuk ke wilayah selatan, khususnya Sekotong, bisa nyaman untuk menikmati panorama yang indah di wilayah selatan ini,” sambungnya.

Meski demikian, Ratnawi sangat berharap bisa tetap dijaga kondisinya oleh masyarakat. Demi keberlanjutan dan masa dari jalan itu.

“Semoga ruas jalan ini juga bisa dinikmati dengan baik oleh masyarakat, tidak lupa juga kita menjaga infrastruktur yang sudah dibangun pemerintah,” pungkasnya.(win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *