Wabup Sampaikan LKPJ Kepala Daerah 2019

WhatsApp Image 2020 04 09 at 19.02.28

HUMAS DPRD LOTENG FOR RADARMANALIKA.ID SERAHKAN: Wabup Loteng, HL Pathul Bahri menyerahkan dokumen kepada Ketua Dewan M Tauhid, Kamis kemarin.

PRAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, menggelar rapat pariurna terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah akhir tahun 2019, Kamis kemarin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD M Tauhid dihadiri oleh Wakil Bupati HL Pathul Bahri, jajaran Forkompinda dan jajaran Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua DPRD Lombok Tengah, M Tauhid menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena disaat ada himbauan untuk tidak berkumpul lebih dari sepuluh orang, DPRD mengundang untuk menghadiri rapat paripurna pada hari ini dan rapat-rapat yang akan datang, dengan berharap senantiasa tetap menjaga sosial distancing dan fisical distancing serta mentaati protokol pencegahan  penyebaran virus covid-19.

Rapat paripurna ini harus dilakukan, sebagaimana diamanatkan  ketentuan pasal 19 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang menegaskan bahwa paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir, bupati menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (lkpj) kepada dprd dalam rapat paripurna yang dilaksanakan satu kali dalam satu tahun.  “Kami harus laksanakan demi tugas dan tanggungjawab kepada masyarakat kabupaten Lombok Tengah yang sama-sama kita cintai,” jelasnya.

Sementara itu, Wabup HL. Pathul Bahri menyampaikan LKPJ Bupati Lombok Tengah tahun 2019 kepada DPRD, merupakan evaluasi pelaksanaan pembangunan  yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2019, yang merupakan operasionalisasi tahunan dari rencana RPJMD tahun 2016 – 2021 dengan visi  “Terwujudnya Kabupaten Lombok Tengah Yang Beriman, Sejahtera, dan Bermutu”. Tema pembangunan tahun 2019 kata Wabup merupakan memajukan pariwisata untuk peningkatan kesejahteraan dan penguatan nilai tambah produk lokal dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas dan penurunan kemiskinan.

Adapun pembangunan skala prioritas diantaranya. Pertama penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama dan kearifan lokal, kemudian peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, selanjutnya penguatan struktur ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam, selanjutnya Peningkatan kualitas infrastruktur kabupaten dan penataan wilayah perkotaan praya, dan terakhir Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan pelayanan publik.

Perekonomian Kabupaten Lombok Tengah semakin kuat ditopangkemantapan infrastruktur dan konektivitas daerah yang semakin baik, percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta dikembangkannya berbagai potensi unggulan daerah.Kinerja perekonomian ditunjukkan dengan perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku(PDRB ADHB) tahun 2018 sebesar 16,75 triliun rupiah, meningkat 6,09 persen dibandingkan dengan tahun 2017 yang sebesar 15,79 triliun rupiah. PDRB per kapita Kabupaten Lombok Tengah atas Dasar Harga Berlaku tahun 2018 sebesar Rp.17.830.887,00 Sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 3,17%.

Dijelaskannya, kesempatan masyarakat untuk mengakses pelayanan, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan daya beli ditunjukkan dengan perkembangan IPM yang semakin baik, dimana pada tahun 2018 meningkat sebesar 64,36 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 65,36 persen.Demikian pula berbagai upaya untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan kemiskinan terus dilaksanakan secara simultan, terpadu dan terintegrasi yang melibatkan lintas perangkat daerah dan stakeholders terkait.

Berdasarkan data BPS, tahun 2019 angka kemiskinan di Lombok Tengah mengalami  penurunan menjadi  sebesar 13,63%, menurun 0,24 % dari  tahun 2018 yang sebesar 13,87%. Demikian juga tingkat ketimpangan pendapatan (ratio gini)  pada tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 0,015 persen dari tahun 2017 menjadi 0,332 persen. 

“Artinya kesenjangan pendapatan dalam kategori sedang dan cenderung bergerak ke arah pemerataan,” kata Wabup.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Warga Masih Blokir Jalur ke TPA Pengegat

Read Next

Bertambah Empat Positif, Sekarang Sudah 25 Orang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *