Truk Muatan Kayu Terguling di Sembalun

  • Bagikan
F LAKALANTAS
IST / RADAR MANDALIKA EVAKUASI : Personel Polsek Sembalun dibantu sejumlah sopir dan warga, saat mengevakuasi truk bermuatan kayu yang terguling di jalan raya Sembalun Bilok Petung menuju Sajang, kemarin.

LOTIM – Sebuah truk pengangkut bahan bangunan berupa kayu terguling di Sembalun. Awalnya sopir berniat mendinginkan mesin mobil saat menanjak naik jalur Sembalun Bilok Petung Kecamatan Sembalun Lombok Timur (Lotim). Namun truk berwarna kuning itu justru mundur dan bagian belakangnya menabrak tebing hingga terguling. Kejadiannya sekitar pukul 13.30 Wita, kemarin.

Beruntung dari kecelakaan lalu lintas (lakalantas) Out Control (OC) ini, tidak memakan korban jiwa dari kalangan pengguna jalan. Sopir truk bernama Hendri, 26 tahun asal Dusun Dopang Desa Dopang Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat (Lobar) itu, selamat dari lakalantas tersebut.

Kronologi kejadiannya, Hendri membawa material bahan bangunan berupa kayu, untuk pembangunan rumah lumbung di Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun. Tepatnya di tanjakan Kurik Desa Sembalun Bilok Petung, amper temperatur suhu truk tersebut naik. Khawatir berdampak pada bagian mesin, pengemudi truk itu lantas menepi ke pinggir jalan raya untuk memarkirkan kendaraan dengan niat mendinginkan mesin, agar amper suhu mesin truk turun. Ban belakang truk lantas diganjal menggunakan batu. Serta rem tangan truk juga diaktifkan. Bahkan, kendaraan dimatikan dalam posisi persneling (gigi, red) satu.

Hendri turun dari kendaraannya untuk beristirahat sejenak. Selang beberapa menit kemudian, truk tiba-tiba mundur sendiri hingga sekitar 25 meter. Pantat truk tersebut langsung menabrak tebing jalan, serta terguling. Muatan berupa kayu, juga tumpah. Warga sekitar mencoba menolong korban, membantu meringankan beban truk dengan menurunkan kayu. Beberapa sopir yang melintas juga ikut membantu. Demikian juga Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Panca Warsa, yang menerima informasi lakalantas OC itu, bersama jajarannya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Personel Polsek Sembalun juga membagi tugas. Ada yang meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian lakalantas OC, ada yang mengatur lalulintas, dan membantu menarik truk itu. Berbagai cara dilakukan mengevakuasi truk ini. Yakni ditarik menggunakan dum truk. Setelah beberapa jam berjibaku mengevakuasi truk, akhirnya membuahkan hasil.

Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Panca Warsa, dikonfirmasi Radar Mandalika, via ponselnya, menyebutkan, pihaknya bersama jajaran telah melakukan olah TKP lakalantas OC.

“Kami sudah melakukan penanganan sesuai Standar Operasional dan Prosedur (SOP). Setelah berhasil dievakuasi, sopir itu langsung melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, mantan Kasat Lantas Polres Lobar ini mengimbau, pengendara yang keluar maupun masuk Sembalun, baik dari jalur pusuk Sembalun atau pun jalur Kokok Putik, tetap berhati-hati. Terlebih, beberapa pekan terakhir, hujan kerap turun mengguyur wilayah Sembalun.

“Harapan kami tetap berhati-hati membawa kendaraan, karena ketika sedang hujan pastinya jalan akan sedikit licin,” imbaunya. (fa’i/r3)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *