Sukseskan MotoGP, Danrem Siapkan 1.200 Personel

  • Bagikan
F Danrem
FOTO SATRIA/RADAR MANDALIKA Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede

 

MATARAM – Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede mengungkapkan, dalam event MotoGP Maret 2022. Posisi TNI sebagai perbantuan pengamanan. Untuk itu, Danrem pun telah menyiapkan setidaknya ada 1.200 personel.

“Bisa jadi lebih, nanti ada dari TNI AU juga. Kita lihat saja seperti apa, dan pada intinya kami TNI sudah siap,” tegasnya dalam program wawancara eksklusif Radar Mandalika, Senin kemarin.

Danrem juga menerangkan, pihaknya kembali bertugas ke tanah kelahirannya bukan karena MotoGP. Bahkan secara janji prajurit TNI harus siap ditugaskan dimanapun dan kapanpun. Namun jika dikaitkan dengan event MotoGP, tidak ada alasan TNI tidak ikut andil lebih lagi ini menjadi perhatian khusus pemerintah pusat.

“Kita harus mensukseskan MotoGP,” tegasnya kembali.

 

Danrem menjelaskan, dalam pengamanan MotoGP sebenarnya ini menjadi leading sector Polda. Namun pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan polda. Namun ia memastikan pastinya bisa dilakukan pengamanan dan sukses, mengingat dalam pengamanan dilakukan pada event WSBK November 2021 kemarin lancar.

“Cuma memang ada beberapa yang harus diperbaiki. Kami sudah evaluasi juga di internal TNI,” katanya.

Dijelaskan Danrem, khusus pada event motoGP mendatang selalu siaga dalam segala hal. Demikian ketika dibutuhkan untuk pengamanan bahkan andikata ada musibah alam seperti bencana gempa dan lainnya.

“Kami juga akan lakukan simulasi bulan Februari,” ungkapnya.

Ditambahkan Danrem, dalam pengamanan nanti tentunya bukan hanya TNI terfokus di Mandalika saja atau BIZAM (BIL, Red). Namun TNI akan melakukan penjagaan di setiap pintu masuk. Di antaranya, Lembar, Kayangan, Bangsal, BIZAM dan lainnya.

“Kalau penonton MotoGP ini kan tiga kali lipat dari WSBK,” sebutnya.

Sementara yang paling diantisipasi lonjakan penonton yang datang melalui Bali ke Lombok. Informasi sementara setidaknya akan datang jalur Bali 5 ribu orang.

Di balik keseriusan pemerintah suksesi event MotoGP. Diketahui bersama mantan Panglima Marsekal TNI Purn Hadi Tjahjanto ditugaskan khusus Presiden Joko Widodo menjadi komandan lapangan persiapan MotoGP. Tapi sementara lanjut Danrem hasil evaluasi masih ada beberapa persoalan harus segera diselesaikan khusus infrastruktur dari BIZAM sampai Sirkuit Mandalika.

“Misalnya persoalan banjir, jalan rusak dan becek saat hujan turun,” ujarnya.

 

Selain soal infrastruktur ada juga yang akan dimatangkan bus yang digunakan membawa calon penonton ke sirkuit. Jangan sampai kejadian saat WSBK penonton berebutan dan banyak kendaraan pribadi melintas bypass BIL-Mandalika.

“Ini kemungkinan di event MotoGP hanya bus saja yang melintas membawa penonton. Baik datang dan perginya, Cuma ini masih sedang dibahas,” sebut Danrem lagi.

 

Danrem menambahkan, khusus dalam pengamanan TNI tentu punya bagian-bagian. Demikian polri. TNI tugas pokok melakukan pengamanan VVIP untuk presiden, wakil presiden, kepala Negara sahabat bahkan keluarga. Sementara selevel menteri itu menjadi tugas dari polri.

“Misalnya saat pak Presiden Jokowi kemarin datang,” kata Danrem.(rif)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *