SK B.1-KWK Dwi-Normal dari PBB Kadaluarsa

F SK

SK yang disebut sudah kadaluarsa

PRAYA – Petinggi Partai Bulan Bintang (PBB) angkat bicara terkait beredarnya di media sosial SK B1.-KWK untuk Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Dwi-Normal. SK B1.-KWK dipastikan petinggi PBB sudah gugur atau kadaluarsa sejak 27 Juli 2020.

 “Kita memang telah mecetak SK Pak Dwi-Normal, tapi sampai batas waktu yang ditentukan, Dwi-Normal belum mengambil SK tersebut,” ungkap Tim Desk Pilkada DPP PBB, Firmansyah pada Radar Mandalika via telepon, Minggu (23/8) kemarin.

Adapun alasan kuat disebabkan syarat enam kursi dari PBB belum mereka penuhi. Maka dari itu, maka SK tersebut belum sah milik paket Dwi-Normal. “Kita juga belum melakukan serah terima, maka otomatis gugur SK-nya. Tapi untuk saat ini PBB sendiri masih memberikan kesempatan Pak Dwi untuk dapat diusung partai dengan syarat harus membawa enam kursi dengan SK-B1.1-KWK lengkap,” jelasnya.

Firman menjelaskan, untuk nama yang intens komunikasi dan PBB dan ikut seleksi ke DPP. Paket Dwi-Normal dan Habib Ziadi Thohir, keduanya saat ini belum memenuhi syarat enam kursi untuk koalisi, kecuali Dwi dengan SK B1.-KWK PAN yang hanya memiliki satu kursi.

“Jika keduanya sampai batas waktu 28 Agustus nanti belum memenuhi syarat dari DPP, maka kami akan meminta DPC untuk membangun komunikasi dengan partai dan calon lain, untuk nantinya dapat mengamankan status partai dalam kontestasi Pilkada Loteng,” jelasnya.

“Kami berharap dua orang ini bisa maju nantinya,” harap dia.

Terpisah, Ketua DPC PBB Lombok Tengah, Legewarman mengatakan, terkait SK B1.-KWK Dwi-Normal belum final karena ada beberapa permasalahan di balik SK tersebut. Bahkan setelah beredar SK tersebut, pihaknya langsung konfirmasi ke DPP,  sehingga dirinya mendapatkan informasi terkait permasalahan SK tersebut.

“Saat ini DPC PBB Lombok Tengah menyimpulkan, meragukan keabsahan SK yang diterbitkan ke Pak Dwi,” kata Lege.

Ditanya permasalah, apakah ada prosedur atau mekanisme partai yang tidak diterapkan? Dia membenarkan namun pihaknya tak ingin membeberkan detailnya seperti apa. “Ya antara lain sperti itu, tapi biarkan kami yang mengetahui secara detail, tertulisnya ada di DPP dek,” katanya, Minggu kemarin.

Lege melanjutkan, dengan kondisi seperti ini, maka terbuka peluang bagi paslon lain untuk mendapatkan restu PBB. Sebab sampai saat ini belum satupun paslon yang telah menyerahkan SK dari partai lain sebagai syarat pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Jadi siapa yang dapat paling cepat menunjukkan SK dari partai lain, maka itu yang akan kita prioritaskan,” tegasnya.

Sementara instruksi DPP, pihaknya masih memproses siapa calon yang berpeluang lolos dan tetap membangun komunikasi dengan semua partai. “PAN, Nasdem, PDIP, Hanura insyaallah, target kita rampungkan koalisi dan calon minggu depan sudah clear,” katanya tegas. (cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Komisi IV Dewan Loteng Sarankan Forkopimda Turun ke Pelosok

Read Next

Paket ‘Wayent Wah’ Deklarasi Minggu Ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *