Sisi Lain Perayaan HAB di Kantor Kemenag Lombok Barat

F BOK HALAMAN SATU

IST/RADAR MANDALIKA BERIKAN: Bupati Lobar H Fauzan Khalid didampingi Kepala Kemenag Lobar H Jalalussayuthy saat memberikan penganugrahan tanda kehormatan satia lencana karya satia kepada 9 ASN Lingkup Kemenag Lobar, kemarin.

Dari Pemberian Penghargaan dan Peresmian Pelayanan Terpadu Haji Umrah

Kantor Kementerian Agama Lombok Barat mengelar perayaan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-75. Bupati Lombok Barat ditunjuk menjadi inspektur upacara HAB, Selasa kemarin. Seperti apa ?

WINDY DHARMA-LOMBOK BARAT

PUKUL menujukan 08.30 wita. Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat (Lobar) sudah berbaris rapi di halaman kantor Kemenag setempat. Memaki pakaian putih hitam atau Jas dengan peci atau jilbab hitam. Para ASN itu dengan khitmad mengikuti apel bendera perayaan Hari Amal Bakti (HAM) Kemenag ke-75, yang digelar kemarin itu.

Terlihat Bupati Lobar H Fauzan Khalid ditunjuk menjadi inspektur upacara. Setelah apel itu, sebanyak 9 pejabat ASN lingkup Kemenag dipanggil kedepan barisan. Para ASN itu ternyata diberikan penganugrahan tanda kehormatan satia lencana karya satia. Penghargaan itu diberikan kepada ASN lingkup Kemenag yang sudah mengabdi diatas puluhan tahun. Penetapannya pun berdasarkan SK Presiden.

Selepas apel, kepala Kemenag Lobar H Jalalussayuthy mengajak para tamu undangan menghadiri acara peresmian gedung pelayanan umrah dan Haji terpadu satu pintu yang berada diarea kantor Kemenag Lobar. Acar potong pita yang dilakukan Bupati bersama Kepala kemenag Lobar menandakan resminya dibukanya pelayanan di gedung itu.

Seluruh pelaksanaan kegiaatan itupun tetap mengedepankan protokol covid-19. Sebab pihak Kemenag tak ingin adanya klaster baru yang dibuat setelah acara itu.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid pun sangat mengapresiasi kegiatan ini. Orang nomor satu di Lobar itu menaruh harapan agar kerukunan antar umat beragama tetap terjaga. Tak hanya itu Fauzan berpesan tiga hal kepada Kemenag Lobar. diantaranya Moderasi beragama dengan menjaga keutuhan NKRI, kemudian mengalakan literasi. Ia menilai pengalakan literasi di zaman ini sangat penting sekali. Karena cukup banyak masyarakat yang mudah percaya dengan berita hoax yang beredar di media sosial.

“Satu-satunya cara yang paling ampuh itu membudayakan literasi. Karena hanya dengan literasi itu rasinoal kita jalan,” pesannya.

Kemudian yang tak kalah pentingnya, Fauzan berpesan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai jika seluruh keluarga besar Kemenag komitmen dengan yang disampaikan Menteri Agama. Serta kembali ke jati diri Kemenag, maka masyarkat akan sangat sayang dan cinta pada lembaga tersebut.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Kemenag Lobar H Jalalussayuthy melalui HAB menjadi momentum menjalin dan mempererat kebersamaan umat beragama di Indoesia. Pihaknya pun menyambut baik amanat dari Bupati Lobar terkait tiga hal tersebut. Karena ia menilai itu sudah menjadi keharusan yang dijalankan dengan baik.

“Terutama kita di Kementerian Agama sebagai salah satu roda terdepan untuk moderasi, literasi dan sebagainya. Kita akan terus memberikan penguatab ke bawah,” jelasnya.

Melalui pondok pesantren hingga Mandrasah, tiga hal itu akan dikuatkan. Maklum saja ia mengungkapkan Lobar memiliki pesantren mencapai 124 yang terdata. Disamping pihaknya akan mengandeng para tuan guru untuk mempererat kerukunan umat baragama.

“Karena Kemenag tidak hanya milik satu agama tapi milik semua agama, baik yang mayor maupun minor kita jalin kebersamaan,” pungkasnya.(*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kapolda Temui Petinggi NW

Read Next

Pra Muswil PKB NTB Memanas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *