MATARAM – Bappeda NTB menggelar Rapat Koordinasi Desa Berdaya Tematik Tahun 2026 dengan tema “Sinergi Bersama NTB Makmur Mendunia” yang dilaksanakan di Hotel Madani. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB dan dihadiri oleh seluruh kepala desa dan lurah se-Provinsi NTB.
Kepala BKAD Provinsi NTB, Nursalim menyampaikan terkait kondisi fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak hampir kepada seluruh provinsi di Indonesia, termasuk pada alokasi dana desa dan berbagai program pembangunan daerah.
Kepala BKAD Provinsi NTB, Nursalim menjelaskan bahwa kondisi fiskal saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program prioritas pembangunan.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTB tetap berupaya menjaga komitmen terhadap program-program yang sudah berjalan.
Melalui program Desa Berdaya Tematik, Pemerintah Provinsi NTB berharap mampu mendorong percepatan pembangunan desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia.
Sebelumnya, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa program Desa Berdaya bukanlah keputusan yang mudah. Di tengah berbagai tantangan, terutama keterbatasan dan penyesuaian anggaran akibat pemotongan TKD dari pemerintah pusat.
Program Desa Berdaya Tematik Tahun 2026 diarahkan sebagai langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan berbagai sektor unggulan. Fokus utama program tersebut meliputi ketahanan pangan, pelestarian hutan dan lingkungan hingga penguatan sektor pariwisata kelas dunia. (jho)
