Sekali Reses, Dibekali Rp 45 Juta

Aria

IST/RADAR MANDALIKA GROUP Lalu Aria Dharma

MATARAM – Dana reses bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram cukup fantastis. Dalam sekali reses saja, satu anggota dewan bisa mengantongi bekal Rp 45 juta. Biaya reses puluhan juta itu untuk keperluan berbagai kegiatan saat menyerap aspirasi konstituen selama enam hari. Dalam penggunaan dana reses harus tetap transparan.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Mataram, Lalu Aria Dharma, mengungkapkan, miliaran kas daerah digelontorkan untuk dana reses bagi semua anggota dewan. Total dana reses yang digelontorkan mencapai Rp 1,8 miliar untuk 40 orang anggota DPRD Kota Mataram dalam sekali reses. Artinya, satu anggota dewan dibekali Rp 45 juta untuk enam hari kegiatan reses. “Regulasi telah mengatur harus bersifat transparan terkait dana reses. Setiap masa reses anggota dewan hanya enam hari kegiatan,” ujar dia kepada Radar Mandalika, via ponsel, kemarin.

Setiap anggota dewan turun menemui para konstituen di masing-masing daerah pemilihan (Dapil), guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Dana Rp 45 juta itu hanya digunakan untuk empat komponen. Yaitu, keperluan makan dan minum, sewa tempat, sewa sound system, dan belanja Alat Tulis Kantor (ATK).

“Untuk dana reses tidak langsung masuk ke rekening anggota dewan. Melainkan ke pihak ketiga. Misalnya, ke rekening tempat dia memesan snack untuk kegiatan reses-nya,” terang Aria.

Selain dana reses, anggota dewan juga mendapat tunjangan reses dalam sekali reses yang nilainya sebagaimana gaji. Satu anggota dewan mengantongi tunjangan reses sebesar Rp 9 juta. Jika ditotalkan, anggaran yang digelontorkan untuk tunjangan tersebut bagi 40 anggota DPRD Kota Mataram sebesar Rp 360 juta. “Langsung ke rekening beliau (anggota dewan),” sebut Aria.

Pria asal Kabupatem Lombok Tengah (Loteng) itu menegaskan, bahwa dana reses dengan tunjangan reses merupakan dua hal berbeda. Tidak hanya dari sisi nominal uang. Untuk dana reses tidak dikantongi langsung oleh setiap anggota dewan. Sedangkan untuk tunjungan reses langsung masuk ke rekening setiap anggota dewan sebagaimana gaji.

Perlu diketahui, bahwa ada tiga kali masa reses anggota dewan dalam setahun. Sehingga, kas daerah yang digelontorkan untuk dana reses semua anggota dewan mencapai Rp 5,4 miliar setiap tahun. Dimana sebelumnya, 40 anggota DPRD Kota Mataram sudah melaksanakan reses di Februari 2020. Reses berikutnya akan dijadwalkan pada Mei mendatang.

Aria kembali mengungkapkan, dana reses anggota DPRD Kota Mataram belum ada peningkatan sejak beberapa tahun. Setiap anggota dewan masih dibekali uang dengan jumlah Rp 45 juta dalam sekali reses. Kenapa tidak meningkat, karena dana reses anggota DPRD Provinsi NTB belum terjadi peningkatan. Dalam arti, jika dana reses anggota dewan Udayana meningkat, kemungkinan dana reses setiap anggota dewan Kota Mataram juga bisa meningkat. “Karena kita berjenjang. Karena ada dewan provinsi. Sudah lima tahun belum ada peningkatan,” sebut dia. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pengusaha Diminta Bongkar Bangunan Langgar Roi Pantai

Read Next

Gedung Megah Kantor Bupati Bocor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *