Perayaan Tahun Baru Ditiadakan

f bupati

JAYADI/RADAR MANDALIKA H Moh. Suhaili FT

PRAYA – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengimbau masyarakat  agar  tidak mengumpulkan massa dalam merayakan malam pergantian tahun baru dari 2020 ke 2021.

Hal itu guna menekan atau mengantisipasi penyebaran virus korona yang masih melanda. Sehingga, jika ada warga yang nantinya sengaja  ditemukan mengumpulkan massa, tentu akan diberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bupati Loteng, H Moh. Suhaili FT menyatakan, pihaknya dari pemerintah daerah bersama dengan semua aparat meminta masyarakat menahan diri tak melakukan euforia perayaan tahun baru 2021.

“Karena kalau tidak diantisipasi, kami khawatir akan muncul klaster baru dari perayaan tahun baru. Oleh karenanya, kita harus tetap sama -sama menjaga diri dengan tetap patuh dengan protokol kesehatan itu,” ujarnya.  

Suhaili menegaskan, pelarangan tentang kerumunan perayaan tahun baru itu bukan hanya dari pemerintah daerah saja. “Larangan itu langsung dari pemerintah pusat juga.  Makanya saya harapkan masyarakat untuk sama -sama memakluminya. Karena semua demi kesehatan kita bersama,” jelasnya.

Ia mengaku, untuk mengatasi kerumunan massa tersebut, pihaknya bersama dengan aparat kepolisian dan TNI  akan turun melakukan pengawasan pada semua lokasi yang ada. Termasuk paling diminati saat tahun baru adalah tempat pariwisata.

“Kami telah melakukan persiapan dan antisipasi penularan di sejumlah tempat wisata dengan membatasi kujungan maupun dengan cara penerapan protokol kesehatan,” tuturnya.

Dia menegaskan, Loteng saat ini masih dalam zona kuning.  Artinya, masih terbilang sangat bagus pengendalian virus korona jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Namun demikian, semua jangan lengah dan harus tetap waspada.

“Kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap waspada dengan tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

950 Personel Diterjunkan Amankan Pilkades dan Nataru

Read Next

Labelisasi KPM Sebagai Kesadaran Masyarakat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *