Penambahan Nama Bandara Belum Diterima

F BIL 3

DOK/RADAR MANDALIKA POLEMIK: Seorang pengendara melintas di bundaran dalam bandara Lombok.

MATARAM – Penambahan nama bandara internasional Lombok (BIL) menjadi BIZAM atau mencantumkan nama pahlawan nasional asal NTB. Sampai dengan saat ini warga Lombok Tengah, khususnya lingkar bandara belum menerima.

Tokoh Selatan Lombok Tengah, HL Moh. Putria mengaku belum menerima. Demikian juga warga setempat. Mantan Kadisbudpar Lombok Tengah ini menegaskan, pengusulan penambahan nama bandara itu tetap disebutnya unprsosuderal, terutama KP Nomer 1421 tahun 2018 terkait pengusulannya. 

Katanya, berdasarkan Permenhub Nomer 39 tahun 2019 pasal 45 ayat 1 dan 2, kata Putria jelas mengatakana yang berhak merubah nama bandara itu Menhub dengan syarat ada usulan dari hasil pleno DPRD yang berketempatan dalam hal ini, Lombok Tengah yang dikuatkan dengan rekomendasi para tokoh.

Dijelaskan dia, sebelum bernama BIL saat itu ada 11 usulan nama para tokoh muncul. Tapi mereka sepakat tidak menggunakan nama organisasi maupun nama tokoh, sehingga muncul nama BIL.

“Kita harapkan perubahan itu melalui mekanisme sesuai aturan kalau tidak tetap akan ada pro kontra,” yakinnya, Rabu kemarin di halaman Polda NTB.

Putria juga mengaku heran kenapa di pulau kecil Lombok ada dua bandara yang semuanya dinamakan BIZAM, di Rembiga misalnya.

“Di Jakarta ada dua bandara satu Halim Perdana Kusuma satu lagi Soekarno Hatta. Kalau alasan pahlawan malah di tempat lain ada pahlawan tapi tidak semuanya digunakan. Di Jogja ada penambahan bandara bukan pakai pahlawan tapi namanya Bandara Internasional Jogja,” jelasnya.

Disinggung soal kasus perusakan plang nama tambahan BIL. Putria menyebutkan tidak ada yang merusak.

“Kapolda itu posisinya Pemban Agung Patilage Paer NTB. Pemimpin tertinggi di dalam mewujudkan suasana kondusifitas di NTB,” katanya.

Katanya, jika diduga melakukan perusakan lantas yang mana disebut merusak. Putria justru menanyakan apa dasar hukum penambahan pemasangan nama plang bandara itu, siapa yang menambah dan siapa yang menyuruh.

“Yang kita harapkan dari dulu orang Sasak kalau ada masalah kita duduk bersama ngiring Perapet Pasile, Pesopok Ambu Madu Arek. Itu artinya bersama sama mendekatkan tempat duduk menyatukan visi-misi menyatukan pendapat,” ulasnya.

Sementara itu, mantan Bupati Lombok Timur, Moch Ali Bin Dachlan atau Ali BD ikut bicara soal polemic nama bandara. Ali BD  mengharapkan masyarakat Sasak tidak  ribut soal nama bandara. Suku bangsa Sasak sendiri menjunjung tinggi perbedaan dalam pepatah Sasak yang cukup populer, lain setuq lain jajak, lain gubuk lain adat.

Ini diungkapkan Ali BD pada saat dia mengisi materi launching empat buku yang diterbitkan LPPM Universitas Gunung Rinjani (UGR) di Hotel Jayakarta Lombok Barat, kemarin.

Ali BD mengatakan, seseorang sebagai pahlawan, tidak harus mati bertempur di medan peperangan. Ada bidang-bidang tertentu yang intens digeluti yang bisa memahlawankan seseorang. Ia menyebut Soekarno merupakan pahlawan di bidang pemikiran, pun terdapat sederet pahlawan dibidang lain yang berperan dalam meletakkan dasar-dasar pembangunan bangsa.

“TGH Zainuddin Abdul Madjid itu pahlawan dengan ribuan sekolah. Dia berjasa. Jangan katakan tak berjasa hanya karena NW. Kalau begini kita tidak siap bernegara,” katanya.

“Orang Sasak jangan bertengkar lagi soal nama bandara, karena hanya buang-buang waktu. Kalau orang Sasak terus seperti ini, orang luar akan tertawa,” tambahnya yakin.

Ali BD menilai, selama ini orang Lombok sering ribut jika ada tokoh-tokoh di sekitarnya yang kurang disukai, menonjol dan diajukan dalam jabatan tertentu. Seharusnya yang dikedepankan, kalau orang Sasak ada yang jadi menteri, adalah kebanggaan sebagai suku bangsa Sasak.

“Kapan mulai mendangkalkan kefanatikan pada kelompok? Jangan memuja kelompok karena kalau itu terjadi, kita ini belum maju.” Kata Ali BD.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Alarm NTB Sorot Pupuk Subsidi Langka

Read Next

Tiga Anggota Dewan Positif Covid-19 Sembuh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *