LOBAR — Ribuan warga dari berbagai penjuru Lombok Barat (Lobar) memadati lapangan Alun-Alun Giri Menang Park (GMP), Gerung, malam akhir pekan kemarin (30/5). Nonton Bareng (Nobar) laga puncak Final UEFA Champions League (UCL) mempertemukan Arsenal melawan Paris Saint-Germain (PSG), yang digelar Pemkab Lobar begitu menarik perhatian warga Lobar. Tidak hanya warga lokal, warga Kota Mataram datang menyaksikan laga hidup dan mati itu melalui Videotron milik Pemkab Lobar itu.
Pantauan media, sejak pukul 23.30 WITA, masyarakat yang didominasi generasi muda dan pencinta sepak bola berbondong-bondong memadati area terbuka hijau tersebut. Memerah dan membiru atribut jersey kedua tim besar Eropa yang tengah memperebutkan trofi kuping lebar dari beberapa warga Lobar yang duduk memenuhui lapangan tersebut. Berbaur dikerumunan penonton, duduk santai Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini, Sekda Lobar dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengemar bola.
Mendukung kegemaran warganya, Pemkab Lobar bahkan menyediakan MC acara Nobar itu. Fasilitas free WiFi yang ada di GMP memudahkan warga membagikan momen keseruan pertandingan itu melalui media sosial mereka secara langsung. Euforia semakin bertambah dengan berbagai doorprize yang disiapkan panitia disela jeda babak pertama.
Suasana riuh gembira di GMP kian pecah dengan sorakan pendukung Arsenal kala gol cepat Kai Havertz menit ke 6 menjebol gawang PSG yang dijaga Matvey Safonov. Sayangnya hadiah titik putih didapatkan PSG menit ke 55 saat pemainya dilanggar pemain Arsenal di kotak pinalty. Ousmane Dembélé yang menjadi algojo sukses menyamakan kedudukan, membuat para penonton di GMP Gerung kian semarak.
Meski pada akhirnya PSG keluar menjadi juara UCL untuk dua kali berturut turut setelah drama babak finalty, warga Lobar yang menyaksikan Nobar itu begitu senang. Kualitas resolusi videotron milik Pemkab Lobar di GMP begitu jernih. Pujian warga atas Pemda Lobar yang berinisiatif mengelar acara itu terlontar selepas laga. Ali salah seorang warga mengaku atmosfer menonton di tempat terbuka seperti ini jauh lebih terasa emosional dan menghibur dibandingkan menonton di rumah.
“Sengaja datang bersama teman-teman, suasananya beda kalau nonton di rumah, seru pertandingannya,” ujar pemuda Kediri itu.
Warga berharap pelaksanaan Nobar ini terus dilaksanakan saat momen pertandingan olarga besar, seperti Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pertengahan Juni ini.
Pelaksanaan Nobar itu juga memberikan tambahan berkah bagi para UMKM yang biasa berjualan saat Car Free Nite (CFN). Banyak warga membeli makanan untuk menjadi cemilan Nobar. Berkah tidak sedikit yang masih berjualan larut malam meski pelaksanaan CFN sudah usai di pukul 22.00 WITA.
Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini (LAZ) yang melihat antusias warga Lobar memadati Alun-Alun GMP Nobar Final UCL itu mengaku bersyukur.
“Alhamdulillah malam ini kita menonton bersama seluruh masyarakat Lombok Barat final Liga Champions. Dan alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa, bayangkan begitu luas lapangan kantor bupati ini bisa penuh,” ungkapnya.
Menurut LAZ kegiatan serupa yang positif akan tetap digelar untuk Masyarakat Lobar. Sebab ia berkeinginan kota Gerung tetap hidup dengan berbagai aktifitas bersama masyarakat
“Kita buatkan panggung supaya tidak ke mana-mana, jadi di satu tempat, menghidupkan juga Kota Gerung. Terima kasih atas partisipasi semua pihak untuk menyelenggarakan ini. Mudah-mudahan ke depan semua event-event yang sifatnya menarik untuk publik kita akan adakan untuk kegiatan yang seperti ini,” pungkasnya.(win)
