Nazili Batal Maju jadi Calon Sekda, Rahadian Tunggu Restu

img1621353074405

DOK/RADAR MANDALIKA H Moh. Nazili – L Rahadian

PRAYA-Kepala badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Lombok Tengah, H Moh. Nazili memastikan diri tidak akan maju dipencalonan perebutan kursi Sekda. Ia batal maju disebabkan terganjal syarat usia.
“Tiang sudah lewat umur. Maksimal 56 tahun,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Mandalika.
Dari kondisi yang ada, Nazili tentu sekarang tengah focus mengabdi dan menyelsaikan tugas dan amanah yang diberikan.”Ndak dik,” jawabnya singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Lombok Tengah, L Rahadian yang dikonfirmasi tidak mau bicara panjang lebar terkait hal ini. Ia mengaku akan mengalir saja.”Jika saya memenuhi syarat, ya saya siap-siap saja,” katanya saat dihubungi, Selasa kemarin.
Mantan Sekdis PU menegaskan, dalam pencalonan sekda ini nanti, dia tentunya akan mengikuti prosedur yang ada. “Insya Allah tergantung restu yang di atas dan keluarga tentunya,” tegas dia.
Dari kondisi untuk kemarin, Rahadian berdalih belum menyiapkan diri untuk maju. Namun niat sudah ada.”Belum dik,” jawab singkatnya.
Namun jika ada nasib jadi sekda, Rahadian akan memperbaiki dalam hal koordinasi dan sinergitas termasuk peningkatan etos kerja.
Di samping itu, Kepala BPKAD Lombok Tengah Baiq Aluh masih bungkam. Aluh tidak pernah mau merespons terkait perebutan kursi sekda yang lowong. Beberapa kali dikonfirmasi tidak ada balasan.
Sementara itu, dengan gagalnya maju Nazili sebagai calon sekda. Saat ini baru enam bakal calon sekda yang dipastikan maju merebut kursi orang nomor satu di jajaran birokrasi.
Plt Sekda HL Idham Khalid, Kadis LH Amir Ali, Kadis Perkim L Rahadian, Kadis PUPR L Firman Wijaya, Kasat Pol PP L Aknal Afandi dan Kepala BKPAD Baiq Aluh.(red)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Biaya Penginapan Kunker Anggota Dewan NTB jadi Temuan BPK

Read Next

Pemkab Lotim Tutup Semua Destinasi Wisata

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *