Di NTB Mudik Diperbolehkan

F mudik

DOK/RADAR MANDALIKA MUDIK: Seorang pengendara melintas depan plang nama bandara atau Lombok Internasional Airport (LIA).

MATARAM – Kebijakan baru dikeluarkan pemerintah NTB melalui Gubernur Zulkiflimansyah. Beda halnya dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang dilakukannya mudik lebaran tahun 2021.
Sementara, Gubernur NTB Zulkiflimansyah membebaskan warga untuk mudik di dalam wilayah NTB. Dengan sebutan mudik lokal. Warga dari Pulau Sumbawa boleh mudik lebaran ke Pulau Lombok. Demikian sebaliknya, warga di Pulau Lombok boleh mudi ke pulau Sumbawa. Namun tidak untuk ke luar NTB.
“Lombok-Sumbawa sudah tetap biasa (boleh. Red),” ungkap Asisten I Setda NTB, Baiq Eva Nurcahyaningsih yang dikonfirmasi, kemarin.

Eva mengatakan, gubernur pun sudah menyampaikan aturan diperbolehkannya mudik lokal itu. Katanya, semakin banyak masalah timbul jika mudik ada dilarangan. Sehingga gubernur mempersilakan mudik.
“Kalau (mudik) di dalam NTB ia bisa,” kata Eva.
Katanya, mudik tersebut tentu akan berjalan dengan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan baik. Masyarakat diharuskan memakai masker selama dalam perjalanan bahkan ada pembatasan jumlah penumpang yaitu 50 persen dari kursi satu bus.

“Itu memang aturan (perjalanan) dari lama (juga aturan mudik). Mudik dengan Prokes,” katanya.

Sementara itu, kebijakan nasional tidak ada larangan mudik antar provinsi namun oleh pemerintah pusat tidak diperbolehkan mode transportasi antar provinsi di tanggal 6-17 Mei mendatang. Seluruh jalur darat, laut, udara dilarang untuk beroperasi. Hal itu sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Yang aturan dari pusat dilarang mudik dengan cara moda transportasi ndak ada,” ulasnya.
Mendengar kebijakan gubernur ini, banyak warga memberikan dukungan kepada orang nomor satu di NTB. Mereka sangat bersyukur atas kebijakan itu.”Nah ini yang kami nanti-nantikan,” kata Irwan Syah, warga dari Desa Darek yang berencana akan mudik ke Sumbawa.
Selaian itu, warganet juga banyak merespons baik. Namun ada juga yang mempersoalkan kebijakan politisi PKS itu.”Kalau bisa bebaskan saja pak Zul,” kata Heny dalam kolom komentarnya di facebook setelah berita soal ini mulai diposting.
“Jangan setengah-tengah pak gub, biarkan saja ke luar NTB juga yang mau mudik saudara kita. Kasian mereka,” saut Jerry atas nama pemilik akun facebook.(jho/r1)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Makam Keleang di Tengah Genangan Air Bendungan Pengga

Read Next

Dewan Loteng Buka Suara Soal UTD

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *