banner 300x600

Bocah 11 Tahun di Sekaroh Tewas Disambar Petir

  • Bagikan
F MENINGGAL
IST / RADAR MANDALIKA TERSAMBAR PETIR: Jenazah siti Ila Kuryatin, terbujur kaku setelah dinyatakan meninggal dunia akibat disambar petir.

LOTIM – Nasib nahas dialami Siti Ila Kuryatin, 11 tahun asal Dusun Ujung Gol Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Lombok Timur (Lotim). Dalam perjalanan pulang usai pergi mencabit rumput, ia tewas tersambar petir saat hujan lebat melanda wilayah tersebut. Kejadiannya, sekitar pukul 17.00 Wita, kemarin.

Usai tersambar petir, detak jantung Kuryatin yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu saat dicek warga masih berdetak. Namun nyawanya tak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

banner 300x600

Ketika itu korban pergi mencari rumput untuk pakan ternaknya menggunakan sepeda motor. Hasil menyabit rumput, korban mendapatkan dua karung. Selesai mencari rumput di ladang dan kedua karungnya penuh, korban kemudian pulang menggunakan sepeda motor sembari membawa rumputnya. Namun di perjalanan pulang, langsung diguyur hujan cukup lebat.

Sekitar 20 meter lebih jarak dari rumahnya, korban tersambar petir. Korban langsung terjatuh dari atas kendaraannya. Usai tersambar petir, detak jantung korban masih ada. Akan tetapi pada saat itu, w arga dan keluarga korban tidak ada yang berani mengangkatnya, karena petir masih menggelegar.

Beberapa saat kemudian, baru warga dan keluarganya mengangkat tubuh mungil korban dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), dibawa masuk rumah korban. Disana, korban sudah didapati tidak bernyawa lagi. Dengan kejadian itu, isak tangis keluarga korban langsung pecah.

Kapolsek Jerowaru, IPDA Abdurrasyid, yang menerima informasi kejadian tersebut langsung turun ke TKP. Jajaran Polsek Jerowaru, langsung melakukan idenfikasi dan olah TKP. Selain itu, polisi meminta keterangan sejumlah saksi di TKP. “Karena kejadian itu dianggap musibah, sehingga keluarga korban tidak mau membawa korban ke Puskesmas Jerowaru, untuk dilakukan visum. Jenazah korban sudah diserahterimakan untuk dimakamkan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada ketika hujan lebat. Apalagi hujan disertai petir. Diharapkan, masyarakat tidak membiarkan anak-anaknya berada di luar rumah disaat hujan lebat turun. “Mudahan, kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (fa’i/r3)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *