Waspada…! Covid-19 Varian Baru Diperkirakan Masuk Lombok Tengah

f AA virus

IST/RADAR MANDALIKA MENINGGAL: Salah satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia, belum lama ini di RSUD Praya.

PRAYA-Masyarakat Lombok Tengah harus lebih waspada lagi. Diperkirankan covid-19 varian baru sudah masuk di Gumi Tastura. Perkiraan ini disampaikan mengingat lonjakan kasus positif dan kematian terus meningkat akhir ini.

Sesuai informasi diterima Radar Mandalika, virus varian baru ini lebih cepat menular. Varian baru ini juga disebut lebih ganas dan cepat mematikan manusia yang terjangkit. Data diperoleh, ada tiga varian virus korona itu di antaranya, B.1.1.7 dari Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 dari India dan varian B.1.351 asal Afrika Selatan.

Humas Penanganan Covid-19 RSUD Praya, Yuda Permana mengungkapkan virus Covid-19 varian baru ini bisa jadi sudah masuk Loteng. Hal ini melihat perkembangan kasus yang melonjak dan angka kematian cukup tinggi,.
“Bisa jadi sudah masuk varian baru ini,” ungkapnya kepada media, Rabu kemarin.
Yuda menjelaskan, tiga varian baru ini sekarang menjadi perhatian khusus, karena memang sangat membahayakan. Misalnya untuk B.1.1.7 ini lebih cepat menular dibanding varian lama hingga 70 persen. Gejalanya lebih ke batuk, nyeri tenggorokan dan nyeri otot.
Selajutnya, B.1.617 yakni sesuatu mutasi ganda yang menularnya lebih cepat lagi. Bisa menghindar dari kekebalan tubuh. Bahkan, vaksin bisa jadi juga tidak mempan untuk virus tersebut.
“Virus ini disinyalir lebih mematikan juga dari pada virus lainya. Sebab virus ini lebih ganas,” sebut Yuda.
Sementara, untuk varian B.1.351 yang pertama kali dipertemukan di Afrika Selatan lebih infeksius dan menurunkan edukasi vaksin.”Semua varian ini harus diwaspadai,” imbaunya.
Untuk mengatasi penyebaran virus varian baru ini, masyarakat Lombok Tengah diminta harus lebih patuh dengan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker, jaga jarak dan tetap mencuci tangan. Selain itu, penting juga untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi yang sekarang sedang berlangsung.
”Kami melihat kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan sudah semakin rendah sekali,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Loteng, HL Sarjana mememinta pada pemerintah daerah untuk lebih aktif kembali dalam mensosialisasikan protokol kesehatan ditengah masyarakat.”Intinya penting sekali untuk ditingkatkan kembali,” katanya belum lama ini.(jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Gubernur Tegaskan Mudik di NTB Boleh Sampai 8 Mei

Read Next

Diduga Camat dan Kades Sekongkol

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *