TGH Fadli “Bersumpah” Dukung Pathul-Nursiah

F TGH Bodak

DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA TGH Achmad Fadli Fadil Tohir

PRAYA – Pengasuh Ponpes Yatofa Bodak, TGH Achmad Fadli Fadil Tohir (FT) buka suara atas sikap politiknya di Pilkada 2020. Tuan Guru Bodak menegaskan, pihaknya sudah bulat mendukung bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Pathul-Nursiah. Sehingga katanya, jika ada isu miring terdengar di luar sana itu hal wajar.

Tuan Guru Bodak menegaskan juga, jika harus dibuktikan. Dia siap “bersumpah” bahwa mendukung paket Maiq-Meres julid II tersebut. Kalaupun masih diragukan, Tuan Guru Bodak siap mendeklarasikan paket Pathul-Nursiah di lingkungan makam orang tuanya.

  “Insya Allah, dan ini sudah saya sampaikan dua tahun lalu,” ungkapnya di kediamannya, Sabtu kemarin.

Tuan guru mengatakan, untuk diketahui desain semua ini muncul dari dirinya. Termasuk saat Suhaili-Normal dulu. Bahkan Pathul-Nursiah. Itu juga dibuktikan dengan ciri khas sal kembang komak yang mulai ditonjolkan sekarang.

“Saya yang mendesain pasangan ini, demi Maiq Meres, demi masyarakat Loteng,” ceritanya.

Tuan guru juga mengulas awal paket Suhaili-Normal. Katanya, dialah yang membranding Suhaili-Normal jadi maiq meres waktu itu sangat kental dengan sisi kebersamaan utara dan selatan, hampir dikatakan waktu itu utara tidak akan dapat hidup nyaman tanpa selatan, begitu juga sebaliknya.

 “Keduanya saling membutuhkan, itu telah terpatri dalam diri saya, bahwa Loteng akan maju jika dipimpin dengan brand maiq meres jilid II kembali,” sebutnya.

Tuan Guru Fadli mengatakan, bukannya yang lain jelek atau tidak mampu. Tapi hanya mereka diketahui hasil kinerjanya, sehingga ini yang diberikan petunjuk oleh Allah SWT. “Insyaallah inilah yang terbaik untuk Loteng,” yakinnya.

Selain itu, tuan guru juga menjelaskan alasan kenapa memilih Pathul-Nursiah. Dimana keduanya merupakan pasangan yang mampu memimpin Loteng dengan baik kedepannya. Bahwa hari ini setuju tidak setuju, yang mengendalikan Loteng kalau diibaratkan pesawat, pilotnya adalah Suhaili, co-pilotnya adalah Pathul, dan engeneringnya Nursiah.

“Andaikan dianalogikan, pilot mundur sebelum pesawat tersebut sampai tujuan, maka apa yang terjadi. Untuk itu co pilot dan engineering lah yang tepat untuk men-take over atau menggantikan hingga pesawat tersebut sampai ke tempat tujuannya,” katanya sembari mengibaratkan.

Dimana, Pathul merupakan seorang politisi dan Nursiah dari kalangan birokrasi. Ia menyebutkan ini komposisi yang paling pas. Sementara untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dirancang sebelumnya oleh mereka bertiga akan terus berlanjut.

 “Jadi progam bupati, wakil bupati, dan sekda akan sangat mudah dituntaskan,” ujarnya.(cr-buy)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
larisa
1

Game Seru

Bosan di rumah karena pandemi covid-19 Keuangan anda berkurang karena di potong gaji Bola165solusi untuk anda semua Buruan gabung bersama kami dan menangkan hadiahnya !!! Banyak promo menarik untuk anda semua Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!!!!

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Festival Ngerampek, WALHI Dapat Apresiasi

Read Next

Hasil Survei, Mohan-Mujib Tertinggi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *