Si ‘Cantik’ Chika: Mahkamah Partai PAN Bobok Kayaknya

F Chika

DOK PRIBADI FOR RADAR MANDALIKA Ika Rizki Veryani alias Chika

MATARAM – Mantan kader PAN asal Dompu, Ika Rizki Veryani atau Chika masih menunggu sikap yang akan diambil Mahkamah Partai (MP) PAN atas gugatan yang dilayangkan atas pemecatannya oleh DPP PAN, belum lama ini. Sayangnya hingga saat ini dirinya belum mendapatkan hasil.
“MP bobok kayaknya,” katanya kesal saat dikonfirmasi media.

Pengajuan sengketa hukum itu berdampak pada penundaan proses PAW Ady Mahyudi yang akan diusulkan diganti oleh Sukrin pemilik suara nomor urut tiga pada Pileg 2019 lalu.

Chika pun menegaskan, jika sengketa itu tak juga digubris MP PAN maka pihaknya akan menempuh jalur pengadilan. “Memang itu prosesnya,” katanya.

Dengan belum adanya sikap pasti MP PAN itu, membuat Chika beranggapan MP PAN tidak berfungsi dalam mengadili. “Atau memang tidak berfungsi. Betul!” katanya.

Sementara DPW PAN NTB belum menerima informasi lebih lanjut terkait perkembangan gugatan pemecatan Chika di Mahkamah Partai. “Belum ada, kami di DPW fokus mengurusi persoalan Covid,” tegas Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar.

Menurutnya, proses gugatan yang dilayangkan Chika bukan urusan DPW PAN NTB lagi. “Tetapi sudah urusan DPP. Pengangkatan dan pemecatan kader itu kewenangan DPP,” tegasnya.

Sampai dengan kemarin, MP PAN juga belum melayangkan surat permintaan ke wilayah guna memberi keterangan dalam persidangan
“Belum ada,” ujarnya.

Muazzim yakin, apapun hasil persidangan Mahkamah Partai nanti tidak mungkin membatalkan keputusan DPP. “Yang bentuk mahkamah partai itu kan DPP, masa keputusan DPP akan dibatalkan Mahkamah Partai,” ujarnya.

Sekwan DPRD NTB, H Muhammad Mahdi juga mengatakan masih menunggu hasil Sidang Mahkamah Partai PAN. Sebelum menindaklanjuti rencana PAW atas nama Ady Mahyudi yang mengundurkan diri dari anggota Fraksi PAN DPRD NTB saat mengikuti Pilkada Serentak 2020 lalu.
“Belum ada keputusan dari Mahkamah Partai,” katanya.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Covid-19, UIN Mataram Tidak Tarik Mahasiswa KKN

Read Next

Gubernur Ancam Putus Kontrak PT GTI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *