banner 300x600

Ricuh, Polisi Amankan Lima Orang Pendemo

  • Bagikan
F demo
KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID DEMO: Massa demo geram dan menunjuk salah satu anggota Polres Lombok Tengah di depan gerban, kemarin.

Buntut Kasus Pembakaran Rumah Diduga Dukun Santet

PRAYA – Sekelompok warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian di depan Mapolres Lombok Tengah sementara, kemarin. Aksi ini dilakukan warga buntut dari kasus pembakaran rumah diduga pelaku dukun santet di Desa Ganti.

banner 300x600

 Aksi ini ricuh lantaran massa memaksa ingin masuk ke dalam polres dan ingin membebaskan warga yang sebelumnya diamankan polisi karena diduga sebagai pelaku pembakaran rumah warga.

Saat aksi kemarin, seorang anggota polisi kenak amukan massa. Ini kemudian membuat polisi berang dan mengamankan lima orang pendemo yang diduga sebagai provokator keributan.

Sebelum ada aksi, Rabu malam anggota Polsek dan Polres mengamankan dua orang terduga pelaku pembakaran rumah warga

yang diduga dukun santet. Dua warga diamankan dengan cara dijemput paksa anggota.

Sementara itu, sebelum ricuh pihak perwakilan warga diterima Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles Girsang P.

Di hadapan warga, Rafles menyampaikan kalau dua orang terduga pelaku yang diamankan terbukti melanggar pasal 170 KUHP yakni, secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Berdasarkan dua alat bukti dan satu keterangan saksi dan petunjuk dari foto-foto dan video yang ditemukan di lapakan, sementara dalam proses pemeriksaaan untuk dikembangkan ke pelaku yang lain.

“Pelaku inisal G, 47 tahun dan H. Sementara saksi sudah tujuh orang baik dari keluarga maupun tetangga,” bebernya.

Kasat menambahkan, dan dari hasil visum juga sudah keluar. Korban anak dari diduga dukun santet mengalami luka sobek pada kepala, pipi sebelah kiri. Bahkan sekarang sudah dirujut ke RSUP NTB. (tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *