banner 300x600

Sekeluarga Diduga Dukun Santet Diamankan di Polsek

  • Bagikan
bakar
KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID DIBAKAR MASSA: Kondisi rumah diduga pelaku dukun santet pascadibakar massa, Selasa malam.

PRAYA-Sekeluarga diduga sebagai pelaku dukung santet akhirnya diamankan di Polsek Praya Timur, Selasa malam pukul 21.00 Wita.

Adapun diduga pelaku santet ada enam orang merupakan warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur. Informasi yang berhasil diterima radarmandalika.id di lapangan menyebutkan, dugaan ini muncul sejak puluhan tahun lalu. Bahkan sebelumnya pernah ada pembakaran rumah di dusun berbeda dengan isu yang sama.

banner 300x600

“Memang dari tahun 70-an sudah muncul isu dugaan dukun santet,” kata sumber radarmandalika.id yang menolak dipublikasikan namanya di lokasi.

Sumber yang juga warga setempat ini mengatakan, ia pernah menerima SMS dari pemilik rumah yang juga diduga dukun santet. Adapun bunyi SMS, meminta tolong kepadanya untuk diamankan ke tempat yang lebih aman. Pemilik rumah mengetahui rumahnya akan dibakar massa.

“Saya laporkan ke bhabinkamtibmas baru dibawa ke Polsek,” ceritanya.

Sementara itu, awal kejadian pembakaran pria yang juga saksi mata ini menceritakan, sepengetahuannya pada radarmandalika.id.

Saat malam itu, di salah satu rumah warga ada acara zikiran. Tidak lama kemudian, terdengar suara keributan yang membuat konsentrasi jamaah yang sedang zikir bubar dan mencari sumber keributan.

“Awanya kami kira ada rampok,”ujarnya.

Saat itu juga, anak diduga dukun santet keluar lokasi zikir dan menanyakan apa alasan rumah orang tuanya dibakar. Namun naas, sang anak jadi korban sasaran amukan massa dan mengalami luka sobek dan lebam di bagian kepala.

“Rumah itu saat malam pembakaran sudah keadaan kosong. Para penghuni sudah keluar karena ada pirasat buruk,” ungkapnya.

Saksi ini melanjutnya, atas kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja isi di dalam rumah ludes terbakar.

Sementara itu, Kapolsek Praya Timur IPTU Nasrun mengaku mengamankan enam orang yang merupakan keluarga. Mereka diamankan karena antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Ada dua korban luka sobek di bagian kepala sebesar 8 cm,” ujarnya.

Nasrun mengaku, untuk langkah hukum yang akan dilakukan sementara ini belum ada. Paslanya, belum bisa membuktikan. Hanya spontan dilakukan pembakaran oleh massa.

“Jadi tadi malam itu saya evakuasi mereka,” katanya.

Sementara itu, identitas pelaku diduga dukun santet dirahasiakan sampai berita ini diturunkan.(tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *