Pria Asal Lotim Meninggal Setelah Divaksin

  • Bagikan
F keluarga korban vaksin
IST/ RADARMANDALIKA.ID BERTEMU: Pihak Pemerintah Kabupaten Bima saat bertemu dengan perwakilan keluarga korban.

KOTA BIMA – Seorang pria bernama Lukman, 34 tahun warga Kabupaten Lombok Timur berprofesi sebagai pengepul besi bekas meninggal dunia setelah melakukan vaksin di Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.

Sebelumnya, Lukman diketahui sudah melakukan suntik vaksin di salah satu gerai vaksin di Langgudu, Selasa (28/12) pagi tadi. Namun tidak diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan.

Anak korban, Wulandari, 17 tahun mengatakan bapaknya sering mengalami sakit kepala. Bahkan sepekan terakhir sering demam.”Sering sakit kepala,” katanya dalam rilis resmi diterima.

Sementara, Kadis Kesehatan Kabupaten Bima, Faturahman menjelaskan tahapan dan proses scraning dan observasi sudah sesuai SOP dan saat ditanya tentang riwayat penyakit, korban mengaku tidak ada penyakit dan tidak merasakan apa-apa setelah disuntik.

“Apakah meninggal karena vaksin? secara global dosis vaksin dipastikan aman,” klitnya.

“Kejadian ini sama sekali tidak dinginkan. Prosedur vaksinasi sudah dijalankan sesuai SOP,” sambungnya.

Katanya, korban saat sebelum dan sesudah divaksin, sama sekali tidak menjelaskan dan berterus terang apa riwayat penyakitnya dan tengah mengonsumsi obat jenis apa.

“Program vaksinasi harus tetap jalan karena memang program nasional,” katanya.

Atas meninggalnya korban, pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas dan menolak untuk diotopsi. Korban akan dimakamkan di Lombok Timur. Rencanannya hari ini jenazah almarhum langsung diantar menuju kampung halaman di Desa Segenit, Kabupaten Lombok Timur.(rif/rls)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *