PKS Lobar Seleksi Santri Ikut Lomba Baca Kitap Kuning Tingkat NTB

  • Bagikan
F KITAP KUNING
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA PRESTASI: Ketua DPD PKS Lobar Hj Nurul Adha saat memberikan piagam dan piala kepada perwakilan santriwati yang juara lomba baca kitap kuning kategori putri di kantor DPD PKS setempat, kemarin (25/11).


LOBAR–Sebanyak lima Santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Lombok Barat (Lobar) akan mengikuti lomba seleksi baca kitap kuning tingkat NTB. Sebelumnya para santri itu mengikuti seleksi lomba baca kitap kuning Fathul Mu’in ditingkat kabupaten yang digelar oleh DPD PKS Lobar dari 24 sampai 25 November. Penilainya dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari beberapa Ponpes. Seperti salah satunya Ketua FKUB Lobar, TGH Subeki Sasaki.
Pengumuman pemenang dilakukan di Kantor DPD PKS Lobar. Dihadir langsung Ketua BPKD DPW PKS NTB, TGH Ahmad Mukhlis, Ketua DPD PKS Lobar Hj Nurul Adha serta para kader PKS Lobar.
“Alhamdulillah, ini bentuk apresiasi PKS terhadap para calon ulama. Dan juga pondok pesantren yang kiprahnya luar biasa,” jelas Ketua DPD PKS NTB, Hj Nurul Adha yang dikonfirmasi selepas acara penutupan Lomba Baca Kitap kuning itu, kemarin (25/11).
Politisi asal Kediri itu menilai seluruh Ponpes di Lobar sangat luar biasa. Karena bisa mencetak para pembaca kitap kuning yang nantinya akan menjadi ulama.
“Karena juaranya terbatas dari juara 1 sampai harapan saja. Padahal mereka (santri) bibit-bibit mutiara yang indah untuk daerah kita,” ujar Wakil Katua DPRD Lobar itu.
Kesederhanaan santri juga membuat wanita yang akrab disapa Umi Nurul itu takjub. Bahkan pemenang juara 1 lomba itu terlihat sederhana namun kemampuan hafalan kitapnya luar biasa.
“Halfiah dia hafal apalagi Fathul Mu’in. Selain pemahaman terhadap redaksinya kemudian ditanya juga pendalaman dan kontekstualnya sangat luar biasa anak-anak ini,” ungkapnya.
Antusias para santri untuk mengikuti lomba itupun luar biasa. Saat pendaftaran secara online sebanyak 98 perserta yang mendaftar. Namun karena adanya kegiatan lain yang bersamaan dengan pelaksanaan lomba membuat hanya sekitar 57 peserta yang mengkonfirmasi mendaftar ulang untuk lomba.
“Asal pesantrennya dari Lobar penyebaranya se Lobar,” jelasnya.
Seleksi lomba baca kitap kuning itu tetap rutin dilakukan setiap tahun. Bahkan diakui Umi Nurul pelaksanaan lomba itu menjadi kali kelima digelar PKS. Nantinya para juara 1-3 dan harapan 1-2 kategori putra putri akan dikirim berlomba ditingkat provinsi NTB mewakili Lobar.
“Kalau bisa menang akan melangang ke tingkat nasional,” katanya.
Demi mempersiapkan ketingkat provinsi, Umi mengaku akan ada pendampingan dari panitia lomba baca kitap kuning tingkat kabupaten. Ia menilai pembimbingan perlu agar para santri asal Lobar itu bisa keluar jadi juara tingkat Provinsi.
“Supaya mewakili NTB di tingkat Nasional,” harapnya. (Win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *