Pelanggan PLN Gratis Tiga Bulan

WhatsApp Image 2020 03 31 at 05.31.15

IST/RADARMANDALIKA PERBAIKAN: Seorang petugas PLN sedang memperbaiki aliran.

MATARAM – Masyarakat kini bisa bernafas lega. Pasalnya akan dibebaskan tagihan dan pemberian diskon listrik. Kebijakan itu bahkan berlaku sejak 1 April kemarin. Berdasarkan data per Februari 2020, untuk Provinsi NTB sendiri ada 863.405 pelanggan rumah tangga yang akan mendapatkan pembebasan dan diskon tagihan listrik. Kemudian ada sebanyak 562.368 merupakan pelanggan pasca bayar dan 301.127 adalah pelanggan listrik pra bayar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomo menyampaikan, pernyataan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dalam rilis diterima Koran ini di Mataram kemarin bahwa PLN langsung menjalankan langkah taktis untuk melaksanakan kebijakan Presiden Joko Widodo dalam kaitannya untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Selain itu memberikan diskon 50 persen bagi 7 juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020. Hal ini dilakukan sebagai tindakan konkrit dan kepedulian PLN dalam upaya untuk meringankan beban masyarakat akibat wabah pandemi Covid-19.

“Kemarin, PLN langsung menyiapkan pelaksanaan teknis atas kebijakan Bapak Presiden. Pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau menggunakan token. Untuk yang pascabayar, tidak ada masalah, karena pembebasan tagihan akan diterima pelanggan pada setiap periode pembayaran” kata Rudi.

lebih lanjut seperti yang disampaikan Zulkiefli lanjut Rudi, untuk pelanggan pra bayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir. Lebih teknis disampaikannya untuk pelanggan prabayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id  Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Sedangkan diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50 persen. Sementara bagi pelanggan prabayar, token listrik gratis sebesar 50 persen akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Pihaknya menjelaskan mekanisme website dengan cara pelanggan membuka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19. Berikutnya memsukkan ID Pelanggan/Nomor Meter, kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.

“Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan,” katanya.

Cara lainnya, dengan mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123 dengan cara membuka  Aplikasi WhatsApp, Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah satunya masukkan ID Pelanggan. Token gratis akan muncul. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

“Dengan ID Pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir,” bebernya.

Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.

Saat ini ada  sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya. Mekanismenya kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan,” imbuhnya.

Sementara itu, pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

“Jadi token yang telah dibeli tidak hilang,” jelasnya.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

“Harapan kami, ini bisa meringankan ekonomi untuk masyarakat ditengah menghadapi pandemi Covid-19,” katanya.

Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka kata Rudi bahwa proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 April. Paling lambat tanggal 11 April seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut.

Kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu.

“Ini bukti PLN bersama pemerintah siap hadir di setiap kondisi,” tutupnya. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

251 Santri Pulang, 19 Masuk Status ODP

Read Next

Gara-gara Korona, Ratusan Karyawan di-PHK

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *