Gara-gara Korona, Ratusan Karyawan di-PHK

f napi

ilustrasi

PRAYA— Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah (Loteng) mulai melakukan pendataan terhadap karyawan perusahan mengalami Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK). Hal ini merupakan imbas virus Corona belakangan ini.

Dari pendataannya yang sudah masuk hingga kemarin, sudah ada 106 orang yang melaporkan adanya PHK ataupun pengurangan waktu kerja.

Kepala Disnakertrans Loteng, H Masrun menyatakan, pihaknya terus melakukan pendataan warga yang menjadi karyawan di sejumlah perusahaan yang mengalami PHK ini. 

“Data yang sudah tercatat sebanyak 106 orang. Baik mereka PHK, kemudian pengurangan waktu kerja dan yang berhenti karena kesadaran sendiri,” ungkapnya, kemarin.

Ia menegaskan, dari jumlah 106 orang, kebanyakan adalah karyawan dari perhotelan, UKM dan lainnya.  Namun, tidak menutup kemungkinan melihat kondisi saat ini jumlahnya akan bertambah ke depannya.

“Mudahan saja semua bisa normal,” jelasnya.

Ia mengaku, untuk solusi yang sudah terdata ini, mereka akan diajukan untuk mendapatkan kartu Pra Kerja. Bahkan, jumlah warga yang sudah daftar nama untuk mendapatkan kartu pra kerja itu sudah mencapai 2023 orang.

“Kita usulkan untuk masuk juga di kartu Pra Kerja ini,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, kartu Pra Kerja ini sudah lama dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Dimana ada 2 juta orang di Indonesia yang akan mendapatkan kartu itu. Sebab pemerintah pusat menggelontorkan dana sekitar Rp 20 triliun untuk menjalankan program ini.

“Jadi orang yang sudah mendapatkan pelatihan, baik yang sudah memiliki sertifikasi maupun yang belum mendapatkan pelatihan. Mereka berhak mendapatkan kartu Pra Kerja,” ucapnya.

Ia menegaskan, adanya permasalahan ini bukan murni kesalahan dari perusahaan. Karena ada juga yang merupakan kesadaran dari para karyawan dengan melihat kondisi yang sepi akibat dari virus Corona ini.

“Kalau yang sampai saat ini karyawan yang keberatan memang tidak ada. Kalau di PHK secara sepihak maka pasti mereka datang ke kantor maupun bersurat,” tambahnya.

Ditambahkan, jika PKH terus membeludak, maka jalan keluarnya adalah mereka mendapatkan kartu Pra Jerja ini. Sebab dengan kartu itu akan sangat membantu mereka nantinya.

“Jadi kita masih berupaya semaksimal mungkin untuk mereka mendapatkan kartu Pra Kerja,”terangnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pelanggan PLN Gratis Tiga Bulan

Read Next

Hikmah di Balik Virus Korona, 40 Napi Bebas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *