Parah, Sejumlah PPDP Takut Rapid Test

F AAA RAPID

BUYUNG/RADAR MANDALIKA RAPID TEST: Petugas kesehatan saat mengambil sample darah PPDP di aula Kantor Camat Kopang, Sabtu, (11/7) lalu.

PRAYA – Informasi yang diterima Radar Mandalika, sejumlah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di bawah komando Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah takut melakukan rapid test. Parahnya lagi, ada yang mau mengundurkan diri gara-gara masalah ini.

Ketua KPU Lombok Tengah, L Darmawan yang dikonfirmasi mengaku tidak pernah menerima informasi seperti diterima media. Dia menjelaskan, rapid test untuk PPDP akan dilakukan selama dua hari. Ia membeberkan jika ada beberapa petugas tidak bisa hadir. untuk itu, KPU akan kembali membuatkan jadwal  rapid test Minggu kemarin.

 “Hari ini dilakukan rapid test di kantor KPU, untuk yang berhalangan hadir kemarin kita berikan kesempatan kembali,” ujarnya.

Darmawan membeberkan, dari jumlah PPDP ada 2.032 orang. Sementara, sekitar 74 orang diberikan kesempatan lagi dan hari ini harus selsai.

Sementara, soal anggaran untuk rapid test PPDP di klinik sebesar Rp  350 ribu per orang, dibantah keras Darmawan. “Yang benar itu Rp 150 ribu, kan itu yang paling tinggi,” katanya.

Darmawan menjelaskan, setelah dilakukan rapid test untuk PPDP, langkah ini dilakukan sebelum memasuki tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) 15 Juli nanti. KPU akan mengagendakan Bimtek terlebih dahulu tanggal 13-14 Juli di desa masing-masing yang langsung diarahkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). (cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Musda Partai Golkar Diputuskan 22 Juli di Kuta

Read Next

Diisukan Bubar, Suryade: PKS Masih Bersama Saya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *