Parah, Gadis Sakit Jiwa Diperkosa

F TANGKAP

TANGKAP : Tim unit PPA dibackup tim Puma dan dipimpin KBO Reskrim Polres Lotim, saat menangkap mantan Kawil yang melakukan perbuatan bejat memperkosa korban yang mengalami sakit jiwa ini.

LOTIM –Perbuatan mantan Kepala Wilayah (Kawil) Jantuk Desa Jantuk Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur (Lotim), sangat bejat.  Ia tega memperkosa anak bawah umur yang mengidap sakit jiwa. Kini pelaku sudah ditangkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim yang dipimpin KBO Reskrim. Penangkapan mantan Kawil itu dilakukan Unit PPA, dibackup tim Puma Polres Lotim, di rumahnya tanpa perlawanan, sekitar pukul 16.00 Wita, Kamis (3/9) lalu.

Mantan Kawil ini berinisial SA alias HYM, 53 tahun asal Dusun Jantuk Desa Jantuk Kecamatan Sukamulia Lotim. Pelaku tega memperkosa korban berusia 15 tahun disebuah gazebo ditengah sawah dan pematang sawah.

Korban ketika itu (25/8) lalu, jalan-jalan menggendong adiknya berumur 1,5 tahun, tidak jauh dari kebun milik Papuk Anong. Sore sekitar pukul 16.00 Wita, korban kemudian dihampiri pelaku, yang saat itu mengendarai sepeda motor. Korban oleh pelaku, kemudian diajak untuk jalan-jalan.

Awalnya, korban saat diajak naik sepeda motor, sempat menolak. Tapi pelaku tak kehabisan akal terus membujuk korban, dengan menjanjikan korban pergi membeli bakso, baju gamis dan celana. Dengan iming-iming itu, korban pun menuruti permintaan pelaku, dan pulang mengantar adiknya serta dititip pada bibinya.

Setelah itu, korban kembali ke sawah milik Papuk Anong, dan naik ke atas sepeda motor, dengan alasan pelaku pergi untuk diajak membeli bakso, dan setelah itu beli gamis dan celana. Tapi diperjalanan, janji pelaku bejat ini, bukannya membawa korban pergi makan bakso, membeli baju gamis dan celana. Malah korban dibawa ke sebuah gazebo ditengah sawah, yang berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan Dusun Pancor Manis Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia.

Disana, korban dijanjikan uang sebesar Rp 100 ribu, dengan syarat korban harus dicium pipinya oleh mantan kawil yang berkumis tebal dan bertubuh gempal itu. Kemudian, pelaku langsung mencium pipi korban. Tidak puas sekadar mencium pipi, baju dan celana korban dibuka. Sebab nafsu sudah sampai ubun-ubun, pelaku di atas gazebo ittu langsung menyetubuhi korban.

Usai disetubuhi, janji pelaku memberikan uang Rp 100 ribu, dibelikan baju gamis dan celana, serta pergi membeli bakso, ditagih korban. Dari semua janji itu, tak satu pun diberikan terhadap korban. Justru pelaku mengantar korban pulang hanya sampai pertengahan jalan, atau sekitar 75 meter dari perkampungan menjadi TKP.

Sepulang dari sawah TKP korban disetubuhi, langsung bercerita pada keluarganya yakni pamannya, bahwa ia telah disetubuhi oleh mantan Kawil ini. Dimana lokasi dan apa bentuk perbuatan hingga janji-janji pelaku, semua diceritakan pada keluarganya.

Mendengar penuturan korban itu, keluarganya terkejut bukan kepalang. Sehingga pihak keluarga tidak terima dengan perbuatan pelaku, dan langsung membawa korban melaporkan kasus ini ke Unit PPA Satreskrim Polres Lotim, dengan nomor LP/366/VIII/YAN.2.5/2020/NTB/Res.Lotim.

Kapolres Lotim, melalui Kasubbahlg Humas, IPTU Lalu Jaharudin, kemarin mengatakan, dari laporan itu, penyidik unit PPA Satreskrim langsung meminta keterangan korban, dan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, melakukan visum terhadap korban. Setelah keterangan saksi dirasa cukup dan dikuatkan dengan sejumlah barang bukti, penangkapan langsung dilalukan dan dipimpin KBO Reskrim.

“Pelaku saat ini sudah diamankan tanpa perlawanan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ancamannya, hingga 15 tahun penjara,” tegasnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Polsek Janapria Bubarkan Judi Sabung Ayam

Read Next

Sekda dan Kadis Maju, Suhaili Siapkan Plt

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *