Orang Gila Diduga Curi Kotak Amal

F CURI

IST/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Anggota Satlantas Polres Lobar saat hendak mambawa orang gila yang diduga mencuri kotak amal ke Polsek Kediri, Jumat (11/12) lalu.

LOBAR—Sungguh apes nasib S, warga Desa Jago, Kecamatan Praya Lombok Tengah (Loteng). Pria 34 tahun itu nyaris dihajar massa setelah kepergok mencuri kotal amal musala di Desa Rumak Kecamatan Kediri. Syukurnya S berhasil diamankan oleh pihak kepolisian lalulintas (Lantas) yang tengah berjaga.

Kasat Lantas Polres Lobar, Iptu Rita Yuliana mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 11.30 Wita atau menjelang salat Jumat (11/12). S diduga membobol dan mencuri kotak amal di teras musala Sulamul Huda. “Berawal dari informasi warga bahwa kotak amal di teras Musala Sulamul Huda sudah dicuri oleh seseorang yang tidak dikenal, dan terduga pelaku juga sudah diamankan,” ungkapnya, kemarin.

Menghindari kemungkinan amukan massa, polisi langsung mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Polsek Kediri. Mengingat saat itu tengah ramai masyarakat yang hendak menunaikan salat Jumat di masjid sekitar tempat kejadian. “Kita minta bantuan petugas yang berjaga di pos GMS (Giri Menang Square) untuk dibawa ke Polsek barsama barang buktinya,” jelasnya.

Akibat pencurian kotak amal itu, pihak musala mengalami kerugian mencapai sekitar Rp 440 ribu. Pengelola musala pun sudah membuat laporan di polsek Kediri agar terduga pencuri itu langsung diproses hukum.

“Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya kotak amal Musala Sulamul Huda, uang tunai Rp 440.500, dan satu buah paving block,” bebernya.

Ia bersyukur atas tindakan cepat dalam evakuasi yang dilakukan jajarannya, sehingga bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Alhamdulliah, dari awal penanganan dalam mengamankan pelaku hingga berhasil dievakuasi ke Polsek Kediri semuanya berjalan aman dan lancar, dengan tetap mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Kediri, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan penyerahan pelaku terduga pencurian itu. Dari keterangan pengurus musala, upaya pencurian kotak amal musala diketahui dari laporan masyarakat sekitar ke pengurus. Kotak yang terbuat dari kaca itu dipecahkan dan uang didalamnya diambil oleh orang tak dikenal. “Diduga yang mencuri itu sudah amankan oleh warga sekitar ke pos Lantas Rumak. Kemudian anggota Lantas Rumak membawa pelaku bersama barang bukti ke Kantor Kepolisian Sektor Kediri,” jelas Arjuna.

Saat diinterograsi terduga pelaku tidak mau menyampaikan identitas dirinya. Bahkan  jawabannya seperti orang kurang waras. Pihaknya pun melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas terduga pelaku.

“Akhirnya tim cukup menemukan informasi identitas terduga setelah menemui keluarganya dan diperlihatkan fotonya (terduga). Dan dibenarkan,” jelasnya.

Namun dari keterangan pihak keluarga menyatakan S memang kurang waras atau gila. Bahkan sudah beberapa kali keluar masuk Rumas Sakit Jiwa (RSJ). Permasalahan itu pun diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga bersama staf Desa Jago Loteng bertemu dengan pihak pelapor dan Kadus Rumak membicarakan permasalahan itu.

 “Masalah diselesaikan secara kekeluargaan atau mufakat damai. Pihak pelapor mencabut laporan serta keterangan yang telah diberikan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” pungkasnya.(win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Perampokan Resahkan Warga Gonjak

Read Next

MotoGP Mandalika, Dengan Penonton Atau Tanpa Penonton

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *