Nelayan Lobster di NTB Gelar Doa Bersama untuk Pengacara Yusril

  • Bagikan
F lobster
FOTO DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA DOA BERSAMA: Puluhan nelayan lobster pesisir pantai saat menggelar doa bersama di depan bibir Pantai Gerupuk, Kecamatan Pujut, Jumat siang.

PRAYA – Puluhan nelayan penangkap benih atau baby lobster di Provinsi NTB melakukan doa bersama. Doa bersama pertama kali dilakukan nelayan pesisir pantai Gerupuk Desa Sengkol, Kecamatan Pujut Lombok Tengah, NTB menggelar doa bersama untuk pengacara Yusril Ihza Mahendra yang tengah memperjuangkan nasib nelayan di Indonesia. Dimana, Yusri belum lama ini mengajukan judicial review (JR) atau uji materi ke Mahkamah Agung (MA) terkait larangan ekspor benih lobster.

“Kami doa bersama agar Pak Yusril menang dalam gugatannya di MA,” ungkap Kariadi salah satu nelayan lobster dari Gerupuk usai gelar doa bersama, Jumat siang.

Dia mengungkapkan, sejak lama para nelayan pesisir pantai Gerupuk khususnya sangat berharap ada kebijakan baru yang berpihak kepada nelayan lobster. Namun selama ini dirasa tidak ada.

“Untuk itu kami berharap dari langkah Prof Yusril ini bisa menang, agar nelayan semakin sejahtera,” katanya.

Kariadi menerangkan, kurang lebih satu tahun nelayan merasakan dampak dari larangan ekspor benih lobster.”Untuk makan saja sulit pak,” tuturnya.

Ditambahkan nelayan lobster lainnya, Martawangsa. Dia mengatakan sejak lama nelayan lobster tidak diberikan kebebasan ekspor benih lobster oleh Menteri Perikanan dan Kelautan. “Dampaknya pak, kami nelayan tidak bisa menafkahi keluarga,” bebernya.

Dijelaskannya, saat tidak ada larangan ekspor per hari para nelayan pesisir pantai memperoleh uang hasil jualan benih lobster 1 sampai 3 juta sehari.”Kalau dulu saat normal Alhamdulillah hidup kami warga di sini pak cukup jaya,” ceritanya.

Sementara, H. Wahid yang juga nelayan lobster mengaku ketakutan atas cara aparat kepolisian. Lebih-lebih saat awal larangan ekspor keluar.”Kami seperti pelaku yang bawa narkoba, saya juga jujur pernah ditangkap di era Menteri Susi gara-gara jual benih lobster,” tuturnya di lokasi doa bersama.

Sementara dari aksi doa bersama dilakukan ini, nelayan akan tetap membantu Prof Yusril dengan doa. Namun nelayan yakin JR Yusril di MA akan berpihak kepada nelayan.

“Amin, insya allah pak Yusril menang,” ucapnya.(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *