Mendagri Menolak, Pilkades Tetap Ditunda

F AAA ilustrasi pilkades

ilustrasi

PRAYA – Perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) ditunda. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dengan tegas menolak surat permohonan dilayangkan beberapa kabupaten. Termasuk Loteng.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Loteng, Jalaludin membeberkan kabar ini. Jalal menceritakan, bahwa Bupati Ciamis, Provinsi Jawa Timur yang menghadap langsung ke Dirjen di Kemendagri kemarin ditolak permohonannya. Sementara situasi Loteng bisa dikatakan masih tergolong lebih aman untuk melaksanakan Pilkades.

 “Mereka ditolak tegas berdasar surat edaran dari Kemendagri. Pak Tito ngak berikan izin apapun. Termasuk surat dari Bupati Loteng yang langsung dijawab oleh Dirjen untuk tetap tidak mengizinkan Pilkades,” bebernya pada Radar Mandalika, Kamis kemarin.

Jalal mengaku, Pemkab Loteng sudah berupaya dan mencoba memahami kondisi masyarakat di Loteng. Namun hasil taka da sampai ke pusat.

Jalal melanjutkan, persiapan Pemkab sebenarnya sudah maksimal agar pelaksanaan Pilkades dilanjutkan, namun pihaknya juga mengaku kaget saat mendapat balasan surat dari Kemendagri.

“Mau gimana lagi, kita tidak bisa berbuat lebih jauh. Itu kan langsung dari kementrian,” ungkap Jalal.

Jalal mengatakan, pihaknya sendiri telah melakukan koordinasi dengan Bupati Loteng terkait jawaban surat Kemendagri yang menginstruksikan penundaan Pilkades serentak di seluruh wilayah.

Adapun surat permohonan dilayangkan bupati ke Kemendagri. Surat nomor : 410/793/DPMD/2020 berisikan pertimbangan atas dicabutnya maklumat Kepolisian RI, tentang larangan berkumpul dimasa pandemic dengan nomor STR/364/VI/OPS.2/2020, maka tahapan pilkades dilanjutkan sesuai dengan putusan  bupati nomor 305. Dengan landasan hal itu, surat memohon agar pilkades secara bergelombang dilaksanakan pada setiap tahun genap, dan saat ini pelaksanaan pilkades telah sampai pada tahap penetapan calon dan pengundian nomor urut sejak Maret 2020. Termasuk pengedaan logistik perlengkapan pemungutan suara pemkab telah selesai dilaksanakan. Dalam surat tersebut tertulis, bahwa ada tahapan yang belum dilaksanakan yakni, kampanye tanggal 20-22 Agustus, pemungutan suara 26 Agustus, dan rekapitulasi penghitungan suara.

“Ada 16 desa yang masuk dalam wilayah zona hijau akan mengadakan Pilkades. Namun, setidaknya pemkab telah melakukan ikhtiar maksimal,” kata Jalal.(cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Basis Dukungan Golkar Pecah di Mataram

Read Next

Ziadi Tanggapi Santai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *