Lobar, Tak Pakai Masker Disanksi Push Up

F SOSIALISASI

LOBAR—Jajaran Polres Lombok Barat (Lobar) mulai melakukan sosialisasi sanksi denda Rp 500 ribu bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker. Menyusul telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan penyakit menular atau Covid-19 oleh DPRD dan Pemerintah Provinsi NTB.

Apalagi Pemkab Lobar sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait pelaksanaan ketentraman dan ketertiban umum di masa pandemi Covid-19.

Seperti dilakukan jajaran Polsek Labuapi yang melakukan giat sosialisasi kepada para pengendara roda dua dan empat di underpass Bajur, Jumat (7/8). “Ini bentuk tahapan sosialisasi kepada warga masyarakat sebelum Perda dan Perbup denda Rp 500 ribu diterapkan oleh Pemerintah NTB,” ujar Kapolsek Labuapi IPTU Jahyadi Sibawaih, kemarin.

Menurutnya dalam mendosialisasikan Perbup itu petugas memberikan edukasi dan imbauan kepada warga serta pengendara bermotor roda dua maupun empat agar selalu menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tahapan sosialisasi ini kita lakukan secara humanis, dan memberikan imbuan agar tetap menggunakan masker,” terangnya.

Pada tahapan sosialisasi ini belum diberlakukan sanksi denda seperti yang diterangkan pada perbup. Pihaknya hanya memberikan efek jera, berupa teguran dan push up bagi pengendara yang tidak menggunakan masker serta helm. “Saat giat berlangsung ada pengendara yang tidak gunakan masker dan helm, kita berikan sanksi berupa push up,” jelasnya.

Rencananya tahapan sosialisasi Perda dan Perbup tersebut akan dilakukan selama dua  pekan. Jika masih ditemukan ada masyarakat yang membandel maka sanksi tegas berupa denda siap dikenakan. “Kita berharap agar warga masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan Covid 19, guna mencegah penularan di tegah masyarakat,” imbaunya.

Dalam Perda yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi, tercantum sanksi bagi ASN dan warga masyarakat yang tidak memakai masker. Yakni tidak memakai masker ditempat umum atau fasilitas umum tempat ibadah dan tempat lainnya dikenakan sanksi denda sebesar Rp 100 ribu.

Kemudian tidak mematuhi protokol kesehatan penanggulangan penyakit menular yang telah diterapkan seperti kegiatan social, keagamaan, budaya dikenakan sanksi sebesar Rp. 250 ribu.

Lanjut pada ASN yang tidak memakai masker di tempat umum, fasilitas umum, tempat ibadah, dan tempat lainnya ditentukan atau tidak mematuhi protokol penanggulangan penyakit menular yang telah ditetapkan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 200 ribu.

Setiap pengurus dan  penanggungjawab tempat atau fasilitas umum, ibadah yang tidak melaksanakan kewajiban dalam rangka penanggulangan penyakit menular dikenakan sanksi denda sebesar Rp 500 ribu.(win)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
asmiranda
1

bermain game dapat rejeki berlimpah

yuuukkk MABAR game qqharian guuys.... seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga, banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa.... mau kaya ya di qqharian ajaaa bukan yang lain.. Click Disini

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Gowes Millenial NU Sembari Bagi Masker

Read Next

Jalur Sekotong Diusulkan Jadi Akses Menuju Mandalika

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *