Juara Dunia WSBK, Toprak Diketahui Beragama Islam

  • Bagikan
F toprak
FOTO JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA JUARA DUNIA: Toprak Razgatlioglu (tengah) dan petinggi managemennya saat memberikan keterangan pers, Minggu kemarin.

PRAYA – Toprak Razgatlioglu akhirnya menjuarai World Superbike (WSBK) Race I 2021 musim ini yang digelar di Sirkuit Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Wartawan Radar Mandalika melaporkan dari lokasi balapan. Perebutan juara dunia ini sangat menegangkan. Selain mengejar posisi racing menentukan point satu dan lain.

Pembalap beragama Islam itu sejak dimulai balapan selalu menjadi sorotan penonton. Toprak sapaannya sebelumnya terus memimpin balapan mulai dari sesi Latihan Free Proactive (FP) dan Superpole. Saat balapan pertama atau Race 1 WSBK yang dimulai pukul 11.00 wita, Toprak berada di urutan ke 3 hingga lap 17. Posisinya terus dibayang bayangi pembalap Jonathan Rea dan Scott Redding yang berada di depannya.

Baru di lap 17 ketas hingga last, Toprak berhasil masuk posisi kedua setelah menyalip Scott Redding, dan mengunci posisi di belakang Pembalap Kawasaki, Jonathan Rea hingga Lap terakhir.

Sebelum race, Toprak memiliki 531 Point’ dan Rea 501 point’. Di race 1, dia berada di urutan ke dua dan mendapat 20 point sehingga point’ yang berhasil direbut oleh Toprak berjumlah 551 Point’. Sementara itu, point, Jonathan Rea, 501 bertambah 25 point’, menjadi 526.
Toprak ditetapkan sebagai juara dunia adalah karena Toprak sudah memenangkan 12 seri balapan Word Superbike selama 2021.

Kemenangan Toprak dengan tim with Brixx Pata Yamaha ini juga sekaligus mematahkan dominasi Kawasaki yang berturut-turut menjadi juara selama 6 tahun terakhir.

Selama balapan, sempat terjadi aksi saling salip antara Toprak, Rea dan Redding. Apalagi saat di Lap 8, Toprak yang berada di posisi ke dua, disalip oleh Scott Redding.

Namun beruntung, pada lap 17, Toprak berhasil mengejar Redding dan mencoba mengejar Jonathan Rea yang merukan pembalap asal Inggris itu.

Kejar kejaran tetap berlangsung di akhir lap, pembalap Kawasaki, Jonathan Rea tetap memimpin balapan hingga garis Finish dan membawa Jonathan Rea menjadi Juara Race 1 WSBK. Dan Toprak Razgatlioglu menjadi Juara Dunia World Superbike.
Point yang paling tinggi itu mengantarkan dirinya meraih Tropi bergengsi di Mandalika. Sementara Rea menjadi sang juara WSBK musim ini.
Selanjutnya, WSBK Race II kembali membuat riuh penonton. Race II ini dimulai pukul 15.00 Wita. Yang menarik dalam balapan kedua itu sontak suara sounding menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh penonton di semua tribun. Sesaat semua pihak khususnya warga negara Indonesia meresapi lagu nasionalisme tersebut. Terlihat para rider telah siap-siap di grid start. Penyelenggara balapan mengumumkan Race II WSBK dalam kondisi basah alias wet race mengingat gerimis sore. Sayangnya pukul 14.52 hujan makin deras yang membuat Race II ditunda. Sebelumnya terdengar dukungan untuk Toprak agar bisa melaju dengan posisi terdepan.
“Hidup Toprak,” teriak penonton.

Satu setengah jam balapan ditunda hingga dimulai pada pukul 16.30 Wita dengan 12 Lap. Dimenit 16.35 Start race dimulai. Teriakan semangat penonton menjadi jadi.

Pada lap 12 sampai 11 mata penonton tertuju pada Tooprak. Sayangnya pada Lap 10 dan lap berikutnya penonton dihebohkan dengan aski racing Jonathan Rea yang sedang saling sapil dengan Scott Redding yang membuat Toprak diposisi ketiga lalu diposisi empat dikonci Michael Van Der Mark pembalap berkebangsaan Netherland itu. Lap selanjutnya makin menegangkan Red dan Rea saling salip posisi sementara Toprak dengan Van Der pun saling salip hingga Toprak diposisi keempat. Jarak antara dua pembalap terdepan dengan kedua dan ketiga pun makin jauh.

Pantuan layar monitor, WSBK Race II ini dikuasi oleh Rea dan Red. Tersisa 3 Lap terakhir panggung Sirkuit dikuasi Tim Kawasaki dan tim Ducati itu. Seakan wet race menjadi panggung bagi kedua pembalap itu hingga last lap, Rea berhasil mengunci kemenangan diikuti Red. Seperti No motornya 1, Rea baik pada Race I dan II menjadi juara di WSBK tahun ini. Ini membuat nama Kawasi makin menjadi moncer. Pada Race II ini diposisi ketiga dikunci Michael pembalap yang berdarah Indonesia itu.

Di samping itu, setelah meraih juara dunia WSBK 2021, Toprak Razgatlioglu diharapkan bisa masuk sebagai peserta balapan MotoGP tahun 2022 mendatang. “Semoga Toprak masuk di MotoGP,'” ucap fans Toprak, Eko Wardoyo yang ditemui di tribun.

Eko mengakui, Jonathan Rea bertahun- tahun unggul di event WSBK. Namun kali ini dengan poin tertinggi yang diraih Toprak secara langsung menghancurkan dominasi racing Rea oleh Toprak.

Sebelum race WSBK, Toprak memiliki 531 Point’ dan Rea 501 point’. Di race 1, ia berada diurutan ke dua dan mendapat 20 point sehingga point’ yang berhasil direbut oleh Toprak berjumlah 551 Point’. Sementara itu Point’ Jonathan Rea, 501 bertambah 25 point’, menjadi 526.(jho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *