Insentif Nakes dan Anggaran UTD, Direktur RSUD Praya Diperiksa Jaksa

Periksa

JAYADI/RADAR MANDALIKA PANGGIL: Direktur RSUD Praya, Muzakir Langkir saat memasuki kantor Kejaksaan Loteng, kemarin.

PRAYA—Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Muzakir Langkir memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng, Rabu kemarin.
Pemanggilan Direktur yang juga juga Plt Dinas Kesehatan (Dikes) tersebut untuk dimintai keterangannya dalam dua kasus. Adapun dua kasus itu di antaranya, terkait dengan pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) dan dugaan penyalahgunaan anggaran Unit Transfusi Darah (UTD).
Dari pantauan di lapangan, Direktur RSUD tiba di kantor Kejaksaan sekitar pukul 09.00 wita. Ketika datang, ia menggunakan kendaraan dinas Dikes. Kemudian menggunakan pakaian lengan panjang putih.

Kasi Intel Kejari Loteng, Catur Hidayat Putra membenarkan, bahwa hari ini (Kemarin, Red) Direktur RSUD Praya telah datang ke kantor Kejaksaan. Tujuannya, untuk memenuhi surat panggilan Kejaksaan, terkait adanya laporan masyarakat.
“Kami panggil direktur ini untuk dimintai keterangan untuk kasus insentif Nakes dan dugaan penyalahgunaan penggunaan anggaran UTD,” katanya, kemarin.
Ia menegaskan, tahapan proses dua kasus ini masih dalam pulda pulbaket. Sehingga, pihaknya belum bisa berkata secara detail atau terlalu banyak tentang kasus ini. Namun demikian, pada kasus ini pihaknya sudah banyak memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangannya.
“Selain Direktur, sebelumnya juga kami sudah memanggil kepala UPT Puskesmas yang ada,” jelasnya.
Ia mengaku, bila ingin lebih jelas tentang kasus itu, silakan ditanyakan pada yang bersangkutan. Karena yang dia pastinya mengetahui secara detail tentang dua kasus yang dilaporkan oleh masyarakat ini.
“Silakan tanyakan pada yang bersangkutan, kalau ingin lebih jelasnya,” tuturnya.
Sementara itu, Diretur RSUD Praya Loteng, Muzakir Langkir yang dikonfirmasi terkait panggilan Kejaksaan ini, ia menjawab dengan singkat sembari menuju kendaraan dinasnya.
“Nanti kita jawab semua,” singkatnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Biadab, Bayi Dibuang Dibungkus Kardus

Read Next

Ngeluh, di Hadapan Menteri KKP Nelayan Ngaku Diintimidasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *