Gara-gara Utang Judi Online, Mixer Masjid Diembat

F MERINGKUK

IST / RADAR MANDALIKA MERINGKUK : MFA (kiri) pelaku yang nekat mencuri mixer masjid desa Jurit, karena doyan judi online.

LOTIM – Sungguh nekat aksi tiga pemuda tanggung ini. Mereka mencuri mixer Masjid Desa Jurit Kecamatan Pringgasela Lombok Timur (Lotim). Namun aksinya kepergok warga hingga ketiganya menjadi bulan-bulanan warga. Kejadiannya sekitar pukul 23.00 Wita, Senin (11/10) lalu.
Ketiga remaja tanggung tersebut inisial MFA 18 tahun, T 16 tahun, dan S 14 tahun. Ketiganya berasal dari Desa Rensing Kecamatan Sakra Barat Lotim. Mereka datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbonceng tiga menggunakan sepeda motor. Ketika itu ketiganya yang berjalan-jalan bonceng tiga, mampir di masjid desa tersebut. Pelaku MFA lantas masuk ke dalam areal masjid dengan alasan untuk kencing di kamar mandi masjid. Sementara inisial T dan S diminta MFA diam di luar duduk di atas kendaraannya.
Selang beberapa waktu kemudian, datang warga yang merasa curiga langsung menghampiri menanyakan tujuannya berada di depan masjid. Namun keduanya menjawab bahwa mereka menunggu temannya yang masuk kamar mandi masjid untuk buang air kecil tapi tak kunjung keluar. Di sana warga tersebut langsung menyita kunci kontak sepeda motor pelaku. Warga semakin curiga dengan gerak geriknya, karena diketahui bukan penduduk setempat.
Warga pun masuk ke dalam masjid dan tidak menemukan mixer di tempatnya. Justru, menemukan MFA berada di dalam kamar mandi masjid. Bukan saja menemukan MFA, warga juga menemukan mixer masjid yang sudah disembunyikan MFA. Tanpa pertanyaan, MFA langsung menerima bogem dari warga. Situasi semakin runyam dihadapi pelaku, lantaran warga terus berhamburan datang ke TKP.
Warga yang datang sesekali mendaratkan pukulan ke tubuhnya, hingga pelaku terluka. Polsek Pringgasela yang mendapatkan informasi dari masyarakat, langsung menuju TKP. Polisi harus bersusah payah mengevakuasinya dari cengkraman warga yang terbakar emosi. Pelaku berhasil dievakuasi jajaran Polsek Pringgasela dan langsung dilarikan ke Puskesmas Pringgasela, untuk mendapatkan perawatan medis. Usai dari puskesmas, mereka digiring ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Pringgasela IPTU Zul Majdi, menjelaskan, ketiganya sudah berada dalam penanganan Polsek Pringgasela. Barang bukti juga telah diamankan. Dari hasil interogasi awal, aksi pencurian mixer dilakukan MFA dengan dalih terlilit utang karena bermain judi online. “Rencana pelaku, mixer itu mau dijual untuk bayar utang. Sisanya, mau dipakai jadi modal untuk judi online lagi,” jelasnya.
Tidak sampai di sana, penyidik terus mendalami pelaku. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat beraksi sendiri, setelah melihat mixer tersebut. Sedangkan dua orang lainnya yang masih di bawah umur, belum mengarah ikut serta dalam aksi itu. Sebab tidak mengetahui MFA masuk alasan kencing namun justru mencuri mixer. “Mereka tahunya MFA masuk alasan kencing, tidak tahu kalau mau mencuri,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, agar tidak menjadi korban kejahatan pencurian. Apalagi, itu fasilitas umum seperti fasilitas masjid, agar disimpan baik dan aman. “Kalau yang di bawah umur ini nanti kita akan bina, yang satunya ini akan kita proses,” pungkasnya seraya mengajak masyarakat tetap menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing, karena kamtibmas menjadi tanggunghawab bersama. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Logistik WSBK Tiba 14 Oktober di Gili Mas

Read Next

Dibatasi, Penonton WSBK 25 Ribu Orang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *