Dibatasi, Penonton WSBK 25 Ribu Orang

F Sirkuit

DOK ITDC/RADAR MANDALIKA SEMPURNA: Dari udara terlihat keindahan Sirkuit Mandalika tempat rencana perhelatan WSBK-MotoGP.

MATARAM – Jumlah penonton World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 telah diputuskan. Dinas Pariwasata NTB Selasa kemarin melangsungkan rapat koordinasi secara virtual bersamapa MGPA, PT ITDC dan juga Organda. Hasilnya, maksimal penonton 25 ribu orang dengan posisi space 14 blok.
“25 ribu jumlah penonton,” ungkap Kadis Pariwisata NTB, Yusron Hadi.
Dikatakannya, dalam rapat tersebut juga dibahas kesiapan tiket bahkan launching penjualan tiket akan dilaksanakan pekan depan.
“Launching tiket minggu depan. Termasuk harga tiket,” beber Yusron.

Yusron mengatakan, pihaknya juga memastikan launching tiket tersebut tentu juga diharapkan Airline bundling dengan destinasi dan desa wisata yang ada di NTB. Terutama yang punya penginapan maupun Sarhunta. Hal ini dalam rangka mempromosikan destinasi wisata yang ada di NTB.
“Pola pembelian tiket nanti juga secara online yang bisa diakses di Ekplore in Indonesia,” katanya lagi.
Sementara pembelian tiket disyaratkan pengecekan kartu vaksin kemudian memperlihatkan hasil antigen/PCR. “Kalau sudah terpenuhi baru bisa beli pesan tiket,” jelasnya.

Event WSBK akan berlangsung pada 19-21 November 2021. Salah satu yang didorong menikamati WSBK itu yaitu pelaku UMKM. Pemprov melalui Dinas Koperasi dan UMKM memastikan stand UMKM harus tersedia.
Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Masyhuri mengatakan Stall (kios) atau stand yang dihandle pihak ITDC sebanyak 303. Selain itu sudah ada beberapa sponsor yang siap memberikan stand gratis seperti PT Solindo. Solindo memang menjual stall tetapi pemerintah meminta 50 persen harus digratiskan untuk masyarkat setempat. Stand itu berukuran 20×80 m.

“Dan ini kita sudah deal. Pokoknya dari Solindo untuk masyarakat 50 persen gratis,” tegas Masyhuri.
Masyhuri mengatkan, hasil ingetarisirnya ada empat spot stand represntatif dipakai. Pertama, sebelah Barat berdekatan dengan Bazar Mandalika, lalu berada di Timur Masjid Nurul Bilad dan dua spot yang posisinya satu jurusan ke arah timur Sirkuit.
Dijelaskannya, penonton yang datang akan turun di dekat parkiran yang langsung bisa menikmati stand produk lokal yang dipajang. Masuk ke dalam sirkuit menggunakan Bus. Ini tujuannya supaya mereka bisa menikmati produk lokal yang bisa langsung menjadi souvenir.
“Inilah pointnya kenapa harus banyak stand yang kita siapkan,” tegasnya.
Katanya, jumlah UMKM se-NTB sebanyak 600 ribu dengan berbagai produk, namun tentunya tidak bisa diakomodir sepenuhnya.
“Kita targetkan ada 100 stand,” katanya.
Tidak hanya dari pihal Kementerian Koperasi dan UMKM juga akan membantu belum lagi dari instansi lainnya, misalnya Polda NTB juga akan ikut berpartisipasi. “Untuk instansi lain itu menjadi urusan mereka,” jelasnya.
WSBK ini hanya permulaan, tetapi penempatan UMKM harus didesain layaknya MotoGP. Jika pelaksanaan WSBK ini terbilang sukses maka di MotoGP tahun depan akan lebih banyak bantuan stand kembali.
Pihaknya pun masih juga mencarikan sponsor lain. Siapaun boleh masuk menjual stand tetapi setidaknya mereka juga harus berkontribusi untuk UMKM setempat.
“Mudahan WSBK ini sukses,” harapnya. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Gara-gara Utang Judi Online, Mixer Masjid Diembat

Read Next

Kasus Dugaan Pemalsuan SK PTT, Direktur Poltekpar Ngaku Tidak Tahu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *