Dua Positif Korona, Dari Mataram dan Loteng

tes cepat korona perdana gunakan 520 alat 1

ilustrasi

Total Sudah Delapan Positif di NTB

MATARAM – Pasien positif terjangkit virus korona atau Covid-19 di NTB terus bertambah. Bahkan sehari, hasil pemeriksaan swab dari Pusat menunjukkan dua warga NTB dinyatakan positif. Satu asal Mataram inisial M, 59 tahun. Dan satu lagi inisial H, 33 tahun warga Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah.

M pernah keluar daerah saat mengikuti kegiatan jamaah tablig akbar yang dihelat di Gowa, Sulawesi belum lama ini. M pun masuk menjalani perawatan di RSUP NTB 29 Maret 2020. Sampai dengan saat ini.

Sementara H sebelumnya pernah bekerja di kapal pesiar dan belum lama ini pulang ke Lombok Tengah. H mulai  dirawat di ruang isolasi RSUP NTB 28 Maret sampai sekarang.

Sekda NTB, HL Gita Ariadi selaku pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan kepada masyarakat NTB, bahwa hari sudah menerima hasil pemeriksaan swab dari Pusat.

“Iya benar satu warga Mataram dan satu lagi asal Lombok Tengah,” kata Gita dalam rilis resminya.

Gita menerangkan, sementara pasien H keluhan saat ini demam. Pasien H merupakan rujukan dari RSAM tanggal 28 Maret 2020, adapun kronologis sebagai pasien bekerja di kapal pesiar selama 3 tahun, dan berangkat pulang dari Amerika ke Lombok 16 Maret 2020 dan langsung pulang ke rumah.

Tanggal 17 Maret 2020 H mengeluh demam sehabis terkena hujan.  H langsung dan pernah berobat ke Klinik swasta di Lingsar selama 3 hari tetapi tidak ada perubahan. Kemudian pasien berobat ke RSAM tanggal 20 Maret, pasien rawat jalan selama 3 hari tetapi keluhan makin memberat.

Tanggal 23 Maret 2020 Pasien kembali lagi ke IGD RSAM dan rawat inap sampai tanggal 28 Maret 2020, dan dilakukan cek lab DL dan foto thorak, kemudian dirujuk ke RSUD Provinsi NTB pukul 23.00 wita. Tanggal 3 April 2020 konfirmasi positif dari Litbangkes Pusat. Saat Pasien di rawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi dengan keadaan stabil.

Gita berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, dan mengurangi aktivitas.

Sementara, dari data sementara terdapat delapan kasus positif korona di NTB. Satu asal Sumbawa dan masih dirawat di RS Sumbawa, dua asal Lombok Timur, satu Lombok Tengah dan empat dari Mataram.(r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Seorang Jamaah Tablig Akbar Asal Mataram Positif Korona

Read Next

Catat! Ini 10 Poin Penting Disampaikan Dewan Pers

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *