LOBAR—Lombok Barat (Lobar) resmi menjadi juara umum 3 Pekan Olahraga Provinsi XII NTB dengan peraihan 74 medali emas, 103 perak, dan 116 perunggu (total 293). Dari sederet cabang olahraga (cabor), karate salah satunya penyumbang terbanyak medali itu. Bahkan para atlet binaan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lobar tampil dominan hingga membawa Lobar sebagai Juara Umum 2 cabor itu.
Kontingen karate menyumbang 5 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Capaian itu melebihi target awal yang ditetapkan jajaran pengurus FORKI Lobar sebanyak 3 medali emas.
Keberhasilan luar biasa ini disambut penuh rasa syukur oleh Ketua Umum FORKI Lobar, Kamaruddin. Apresiasi setinggi-tingginya diucapkan Kamaruddin untuk seluruh atlet, pelatih, serta tim ofisial yang telah berjuang tanpa kenal lelah selama kompetisi berlangsung.
“Alhamdulillah, capaian anak-anak di ajang Porprov XII NTB kali ini sungguh luar biasa dan sangat membanggakan. Kami mengirimkan 20 atlet terbaik yang tergabung dalam Kontingen Kabupaten Lombok Barat, dan mereka terbukti mampu memberikan performa maksimal di atas matras,” ujar Kamaruddin, akhir pekan kemarin.
Para atlet karate Lobar dinilai sudah matang dan memiliki mental juara. Sebab tekad yang kuat serta teknik yang matang pada ajang Porprov ditunjukkan sejak kompetisi itu digelar 20 hingga 25 Juli 2026.
“Berkat kerja keras, kedisiplinan latihan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh atlet serta pelatih, kita bisa melampaui target tersebut dengan memborong lima medali emas. Menjadi Juara Umum 2 di bawah Kota Mataram adalah bukti bahwa pembinaan karate di Lombok Barat berjalan ke arah yang sangat positif,” tutur Kamaruddin menambahkan.
Perjuangan 20 atlet FORKI Lombok Barat di Auditorium M. Yusuf Abubakar Unram diwarnai oleh penampilan apik di sektor kata (seni) maupun kumite (tarung). Pada kategori Kata Perorangan Putri, keunggulan Lombok Barat dibuka oleh Zahratul ‘Ainy yang sukses mempersembahkan medali emas. Langkah manis ini disempurnakan oleh ketangguhan tim Kata Beregu Putri yang beranggotakan Silawatul Aini, Aprilia Alpiani, dan Sonya Aulia Ningrum yang turut berdiri di podium tertinggi.
Tidak kalah menjanjikan, sektor kumite juga menyumbangkan tiga medali emas tambahan. Atlet muda Lailatul Nurjanah tampil perkasa di kelas Kumite -50 kg Putri, disusul ketangguhan I Gede Putu Darma di kelas Kumite -55 kg Putra. Melengkapi torehan lima medali emas Lombok Barat, Faqiha Lal Husna tampil luar biasa dan berhasil menguasai kelas Kumite -68 kg Putri.
Selain lima medali emas, Kontingen Lombok Barat juga mengamankan dua medali perak. Medali perak pertama disumbangkan oleh Gandi Darma Pratama yang turun pada nomor Kata Perorangan Putra, disusul oleh Nafayyi Elya Azzahra yang meraih perak pada nomor Kata Perorangan Putri.
Perjuangan gigih para atlet Lombok Barat juga membuahkan hasil empat medali perunggu untuk memperkokoh posisi di klasemen akhir. Nafayyi Elya Azzahra kembali membuktikan kapasitasnya dengan meraih perunggu di kelas Kumite -61 kg Putri. Medali perunggu berikutnya diraih oleh Gandi dan kawan-kawan pada nomor Kata Beregu Putra, I Komang Putra Wiguna di kelas Kumite -55 kg Putra, serta tim Kumite Beregu Putri yang diperkuat oleh Lailatul Nurjanah, Faqiha Lal Husna, Siti Atika Rahmida, Nafayyi Elya Azzahra, dan Hilyatul Uula.
Keberhasilan melampaui target di Porprov XII NTB 2026 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perkembangan olahraga karate di Kabupaten Lombok Barat. Jajaran pengurus FORKI Lombok Barat berkomitmen untuk terus mengawal potensi para atlet muda ini agar dapat melangkah ke jenjang kejuaraan yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. (win)