Dua Daerah di NTB Masih Rawan Kemiskinan

WhatsApp Image 2020 09 16 at 05.41.45

Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah

Mataram,-Program perentasan kemiskinan saat ini sedang digalakkan di NTB, hal ini terlihat dengan adanya berbagai program yang dicanangkan baik dari pusat maupun daerah.
wakil gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Siri Rohmi Zalillah mengungkapkan terkait adanya dua daerah yang angka kemiskinannya mesih tinggi, ini d ungkapnya saat setelah melaksanakan rapat dengan Bappeda dan Dinas Sosial, membahas soal Kemiskinan.
“Tadi didalam kami membahas soal kemiskinan, supaya betul-betul melihat agar suapaya parameter-parameter yang menentukan kemiskinan itu betul-betul nyambung dengan program yang kita lakukan.”ungkapnya.

Rohmi juga mengatakan bahwa apa yang kita lakukan saat sudah pada jalurnya, dan perlu di intenskan lagi komunikasi dengan BPS.
“Apa yang kita lakukan itu sudah baik, Karena kita kerja samanya dengan BPS Supaya makin nyambung, apa yang kita lakukan sama kebutuhan untuk penurunan angka kemiskinan.”

Terkait data miskin rohmi menjelaskan bahwa dengan bantuan-bantuan dari pemerintah itu adalah sebagai cara untuk memperbaiki data kemiskinan, dan di NTB termaksud yang terdepan memperbaiki data validasi data miskin di Indonesia dan sudah di sepuluh kabupaten kota.

“Dua daerah yang masih memiliki angka kemiskina terswbut bahwa memang ada daerah, dan daerah tersebut memang yang belum dan masih sedikit pencapainanya. Itu ada di kabupaten Bima dan Dompu, tapi kabupaten Bima Dompu Isu kemiskinan tidak terlalu besar itu dikarenakan data validasi di Kab. Bima dan Dompu itu di Presentase desa yang divalidasi itu mesih belum maksimal seperti kabupaten kota lain,.” ungkapnya.

Dan disisi lain kantong-kantong kemiskinan seperti numpuknya masyarakat itu ada di Lotim, Loteng, dan Lobar.
Rohmi menambahkan bahwa progres validasi angak kemiskinan sidah cukup baik katanya, ” Alhamdulillah sudah bagus progresnya, jadi validasi data kemiskinan sangat penting. Kerana apa, bantuan-bantuan dari pusat itu kita hajattkan harus tepat sasaran. Artinya yang memang berhak menerima itu saja yang menerimana jangan sampe orang-orang mampu menerima raskin.” tegasnya.(rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

PDAM Mulai Kewalahan

Read Next

Menag Sampaikan Tiga Hal Yang Membuatnya Kagum ke Gubernur Zul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *