Dewan Serukan Putra Loteng Pimpin NTB 2024

  • Bagikan
IMG 20211218 WA0000
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA KOMPAK : Sebanyak 14 anggota DPRD NTB Dapil Lombok Tengah kompak melakukan foto bersama sebelum acara kemarin di Mataram.

MATARAM – Nusa Tenggara Barat telah memasuki usianya ke 63 tahun. Dalam Paripurna Istimewa DPRD NTB dalam rangka HUT NTB itu terlihat kompak 14 Anggota DPRD NTB hadir mengenakan pakaian adat masing masing. Menariknya mereka menyerukan kekompakan supaya 2024 mendatang NTB harus dipimpin putra Lombok Tengah. Ini ditegaskan Anggota DPRD NTB Dapil Lombok Tengah, Ruslan Turmuzi di Mataram kemarin.

“Di Hari Ulang Tahun NTB ke 63 ini. Ini momen kami menyatakan sikap 14 dewan yang hadir kompak menjadikan putra Loteng harus menjadi pemimpin NTB 2024,” tegas dewan lima periode DPRD NTB itu.
Ruslan menegaskan Lombok Tengah akan membuktikan bahwa pihaknya akan mengembalikan kejayaan kepemimpinan NTB. Dimana pemimpin pertama di NTB setelah pisah dengan Bali bernama Lalu Abdurrahman.

“Dia asal Lombok Tengah,” katanya.

Apa yang disampaikan Ruslan itu bukan sekedar cuap cuap. Loteng menjadi barometer kekuatan politik NTB. Loteng memiliki jumlah suara terbanyak kedua setelah Lombok Timur. Sementara itu psikologis masyarakat Loteng masih satu suara kompak untuk kepentingan NTB masih bersatu.

“Ini modal dasar politil,” katanya.

Meski tidak menyebutkan siapa figur Loteng yang akan didorongnya namun daerah Tatas Tuhu Trasna itu tidak banyak politisi yang akan merebutkan NTB seperti daerah lain yang sudah banyak bermuculan.

“Kekompakan masyrakat Lombok Tengah masih kuat,” katanya.

Alasan kedua 63 tahun merupakan tahun kematian Nabi Muhammad SAW. Bagi umat Islam kepergian baginda nabi itu selain menyisakan kesedihan tapi dibalik itu juga muncul kejayaan Islam.

“(Kontek NTB) usia ke 63 tahun ini Loteng kedepananya harus jadi gubernur NTB,” tegasnya.

Para Politisi Loteng itu ingin mengebalikan historikal NTB yang mana putra Loteng pernah berjaya dalam memimpin Bumi Gora itu.

“Kita kembalikan historikal NTB setelah pisah dari Bali. Pemimpinnya Lalu Abdurrahman asal Loteng,” tegasnya. (jho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *