Boleh Salat IED, Bupati Ingatkan Tetap Sesuai Prokes

IMG 20210512 WA0018

MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA.ID HM Sukiman Azmy

LOTIM – Setelah berjuang keras melawan wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Lombok Timur berhasil kembali kezona kuning, bersama dua daerah lainnya yakni Dompu dan Sumbawa Barat. Zona itu, mengantarkan Lotim boleh menjalankan salat Hari Raya Idul Fitri (Ied).
“Insya Allah, salat hari raya idul fitri tetap kita lakukan disemua masjid. Penekanan kita, pelaksanaan salat hari raya idul fitri, tetap harus sesuai protokol kesehatan,” tegas HM Sukiman Azmy, Bupati Lotim pada Radar Mandalika, di Pelabuhan Kayangan (11/5) lalu.
Disebutkan, pandoman pelaksanaan salat Ied, ia sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 338/149/KBPDN/2021, tentang pelaksanaan idul fitri 1442 hijriyah di Lotim. Dalam edaran itu, terdapat empat point menjadi penekanan Bupati, yakni tidak diperbolehkan ada takbiran keliling tapi takbiran di Masjid dan musala, pelaksanaan salat Ied dilapangan terbuka atau dimasjid tetap sesuai prokes dimana usai salat langsung meninggalkan lokasi tanpa salaman.
Selain itu, edaran tersebut juga menekankan silaturahmi halal bihalal diharapkan menggunakan media sosial yang ada, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta Kepala Desa (Kades), berkoordinasi dengan melakukan pengendalian mobilitas warga terutama yang mengunjungi destinasi wisata.
“Kami juga telah meminta semua kepala desa, menjaga pintu masuk desanya masing-masing, dilengkapi makser dan alat pengukur suhu badan,”lugasnya.
Pihaknya kembali menegaskan, berbagai upaya telah dilakukan dalam menekan penyebaran wabah covid-19 di Lotim. Terutama, mengantisipasi terulangnya kembali ramadan lalu, yang membuat kasus covid-19 di lotim meledak.
“Mudahan dengan berbagai upaya kami lakukan, kasus tidak meledak lagi seperti tahun sebelumnya. Mudahan status zona kuning tetap bertahan,”harapnya dan mengatakan, nanti setiap masjid disiapkan tenaga screaning. (fa’i)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Zulkieflimansyah Gubernur NTB : Entram Alat Rapid Test Buatan NTB

Read Next

DANREM : Berkaca Dari Jawa, Awas Penjagaan Jebol

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *