Berbagi Cerita dari Zulkarnain

F Bok 6

FENDI/RADARMANDALIKA.ID Zulkarnain S.E

Sempat Kabur dari Rumah, Peroleh Hasil Kelulusan Terbaik

Zulkarnain merupakan sosok pemuda yang optimis dan bekerja keras, demi meraih pendidikan terutama pendidikan formal. Dia harus berusaha keras setelah pada masa sekolah menengah atas terseret pergaulan remaja. Seperti apa ?

FENDI-LOTIM

CERITA dimulai saat Zulkairanin duduk di bangku kelas XI jenjang SLTA. Saat itu, pergaulan yang kurang baik membuat orang tuanya Din Hasbullah, tidak percaya lagi dengannya, bahkan sempat mengeluarkan kata koto untuk sang anak.

Zulkarnain sebagai anak kedau dari tiga bersaudara yaitu, Deni Wijaya kakaknya dan Wardina adiknya. Pemuda tanggung ini harusnya mendapatkan motivasi dan dorongan untuk terus bisa melanjutkan sekolahnya, namun sayang itu hanya untuk anda saja, bukan bagi Zul.

Zulkarnain menyelesaikan pendidikannya mulai dari SDN 5 Lepak tahun 2004 dan lulus 2010, kemudian melanjutkan ke jenjang SLP di SMPN 2 Sakra Timur tahun 2010 dan lulus tahun 2013, kemudian melanjutkan ke jenjang SLTA di MAN 1 Lombok Timur tahun 2013 keluar tahun 2014, karena pergaulan yang tidak sehat dia pindah ke MA NW Juet, tahun 2014 lulus tahun 2016. Kemudian menempuh perguruan tinggi di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tahun 2016 lulus tahun 2020.

Putra dari ibu Suarni ini sempat berhenti sekolah karena tidak adanya motivasi dan dorongan dari orang tuanya, dia sempat menjadi pribadi yang tidak terurus dan prustasi. Zul pergi tampa arah dan tujuan, namun dirinya tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan obat dan kegiatan kriminal lainnya, ia broken home.

Kemudian hari berganti hari, dia mulai menemukan dirinya, berpikir tentang kehidupannya, berpikir tentang masa depannya. Kemudian dengan bantuan pamannya, ia bisa dimasukkan di MA NW Juet dengan beberapa kontrak yang harus ditaati. Dari sana dia terus membenahi diri untuk meraih masa depan, ia terlibat diberbagai kegiatan ektrakulikuler seperti drumben, Pramuka, menjadi ketua OSIS dan kegiatan lainnya.

Melihat perubahan yang sangat baik, dia kemudian didorong oleh pihak sekolah untuk terus mengejar cita- citanya dan berhasil membuktikannya.

“Dari sana saya sering mendapat motivasi dari kepala sekolah Muh. Islahulwathan S.Pd.I,” kata Zul sapaanya.

Buah manis perjuangannya, dia lulus dengan baik dan mendapat beasiswa bidikmisi di UNUD Bali. Beasiswa yang menjadi impian semua anak bangsa karena akan bebas biaya kuliah dan diberikan uang saku oleh Negara.

Bagi Zul prestasi ini menjadi babak baru permasalahan hidupnya, peluang di depan mata, sedang orang taunya tetap dengan pendiriannya untuk tidak memberikan anaknya mengenyam pendidikan tinggi.

Besarnya upaya dari berbagai pihak namun tampa hasil membuat Zul merasa sangat terpukul, ia prustasi, ia sangat kecewa. Kemudian Zul memutuskan untuk kabur dari rumah dan pergi ke Sumbawa, dengan berbekal beberapa informasi dan teman- teman yang dia kenal kemudian ia mendaftarkan diri di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), ia kuliah mengambil jurusan Manajemen Bisnis di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sementara di UTS, dia kemudian mendapat beasiswa nusantara, beasiswa khusus UTS dengan tanggungan biaya kuliah, biaya KKN, biaya Wisuda dan mendapat uang saku. Untuk meningkatkan kesadaran dan pengalaman berpikirnya anak kelahiran Lepak Timur 9 Mei 1998 tersebut, aktif diberbagai organisasi kampus mulai dari tingkat program studi sampai dengan tingkat Universitas. Ia juga terlibat di organisasi nasional seperti, Sahabat insfirator Indonesia dan Indonesia youth and leader empowerment institute.

Zul juga terlibat sebagai delegasi dalam kegiatan nasional seperti delegasi Indonesia initiative leader forum dan delegasi of international youth javanes culture camp. Berkat kerja keras dan prestasi yang dia raih, Zul menjadi lulusan terbaik jurusan manajemen bisnis dengan predikat cumlaude dengan nilaii IPK 3.67.

“Yang penting tetaplah bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.(*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Setuju Raperda Air Limbah Domestik

Read Next

Elektabilitas, Lale Senggol Posisi Pathul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *