2 Juta Masker, Tauhid Sebut Pemkab Lelet

f masker

JAYADI/RADAR MANDALIKA M Tauhid

PRAYA—Ketua DPRD Lombok Tengah (Loteng), M Tauhid mempertanyakan kepada Pemkab untuk kejelasan pengadaan 2 juta masker. Dimana, rencana pengadaan 2 juta masker untuk masyarakat terbilang sudah cukup lama didengarnya, namun hingga sekarang ternyata masih belum tuntas proses pengadaannya.

 “Saya kira sudah selesai dibagikan kepada seluruh masyarakat. Tapi ternyata belum ya. Ini kok lamban (lelet, Red) sekali pengadaan maskernya. Padahal masyarakat sangat membutuhkanya untuk mengantipasi penyebaran virus ini,” katanya, kemarin.

Tauhid menegaskan, Pemkab juga harus transparan dalam pengadaan masker itu. Sebab, pengadaan masker ini jumlahnya tidak sedikit dan  bukan ratusan ribu buah,  melainkan pengadaannya sejumlah dua juta unit.  Belum lagi dengan anggarannya terbilang cukup besar.

Jika hingga sekarang masih belum jadi proses pembuatannya, seharusnya Pemkab harus menjelaskan pada masyarakat terkait kendalanya.  Apakah karena bahan, atau memang belum ada anggarannya mungkin.

 “Saya juga belum tau berapa duit yang dibutuhkan untuk pengadaan masker itu hingga sekarang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng, Ihksan menegaskan, bahwa pengadaan masker ini akan dilakukan dalam dua tahap.  Itu karena alokasi anggaran yang disiapkan untuk saat ini sebanyak Rp 5 miliar.  Dengan jumlah anggaran tersebut, tentu hanya bisa pengadaan sebanyak 1 juta masker.

 “Kita akan adakan sesuai dengan alokasi anggaran yang disiapkan dulu,” katanya, kemarin.

Ia mengakui, jika para pelaku UKM saat ini tidak mampu untuk produksi dua juta masker tersebut.  Sehingga, untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya sudah memesan masker di luar daerah untuk mencukupinya nantinya.

“Tentu yang kami pesan sisa dari ketidakmampuan para pelaku UKM ini,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya telahh memutuskan untuk membeli sebagian masker dari luar daerah, pihaknya bukan berarti tidak mengutamakan produksi masyarakat atau pelaku UKM. Karena mereka tetap diberdayakan untuk produksi pengadaan masker tersebut.

“Tapi memang waktu untuk pengadaanya tinggal 40 hari.  Sehingga, saya berharap dua masker , baik yang dibeli dari luar atau produksi UKM bisa rampung,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Sekda Loteng, HM Nursiah. Ia mengakui kalau pihaknya sudah melakukan pemesan untuk membeli masker tersebut.  Bahkan, dari informasi dinas terkait, kalau masker yang sudah dipesan itu sudah dikirim. 

“Paling telat akan datang siang ini. Untuk pembagian masker ini nantinya akan langsung ke rumah warga,” tuturnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pilkada Serentak, Pemungutan Suara 9 Desember 2020

Read Next

Rekonstruski Kasus Pembunuhan di Narmada

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *