MATARAM – Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi NTB Moh Akri memberikan apresiasi yang tinggi atas lunasnya beban utang milik RSUP NTB yang mencapai puluhan miliar yang ditinggalkan oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB memasuki babak baru sehatnya fiskal keuangan Pemprov NTB melalui kesehatan, dan mulainya dilakukan pembenahan di lingkungan RSUP NTB guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat NTB dibawah kepemimpinan Iqbal-Dinda,” kata Ketua Komisi 1 DPRD NTB kepada media di Mataram, Senin (18/5/26).

Komitmen pemerintah Provinsi dibawah Iqbal-Dinda patut diberikan apresiasi yang sangat tinggi, karena komitmen ingin memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat NTB, beban hutang masa lalu satu persatu diselesaikan, dan program-program prioritas lain sebagaimana visi-misi mulai berjalan dengan maksimal.

“Pemerintahan Iqbal-Dinda sudah membuktikan keberpihakannya terhadap rakyat NTB, visi-misinya dan janji kampanyenya sudah mulai di selesaikan tahap demi tahap, Desa Berdaya dan pengentasan kemiskinan ekstrim, hingga melunasi semua beban hutang pemerintahan sebelumnya yang menyisakan banyak sekali beban pemerintah Provinsi,” ujar Ketua Fraksi PPP DPRD NTB ini.

Dibawah kepemimpinan Iqbal-Dinda, tambah Akri, NTB akan menatap masa depan menjadi pemerintahan yang sehat secara fisikal dan maju, pertumbuhan ekonomi juga sangat baik dan terus memberikan trend peningkatan yang sangat positif.

“Ini menunjukkan kepiawaiannya seorang pemimpin dalam melakukan tata kelola pemerintahan yang sehat dan berpihak kepada rakyat. Beliau ( Pak Gubernur) betul-betul bekerja atas nama rakyat, sehingga hasil kerjanya juga betul-betul dinikmati oleh rakyatnya sendiri,” urainya.

Pemerintahan Iqbal-Dinda, lanjutnya, selama satu tahun setengah ini banyak memberikan kejutan-kejutan yang diluar pemikiran masyarakatnya, NTB terus menjadi perbincangan Indonesia.

“Patut kita berikan apresiasi, karena perlahan pemerintahan Iqbal-Dinda akan dengan cepat menuntaskan janji-janji kampanyenya dan NTB bisa keluar sebagai masyarakat yang Makmur dan Mendunia sebagaimana tagline yang terus dikumandangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB saat ini,” pungkasnya. (jho)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *