Wayent Wah Tidak Persoalkan Basis Diganggu Pathul

F Adi Bagus Karya

BUYUNG/RADAR MANDALIKA Adi Bagus Karya

PRAYA – Tim pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Adi Bagus Karya mengaku tidak mempersoalkan jika benar calon Bupati HL Pathul Bahri mengganggu basis pendukung Wayent Wah. Menurut dia, ini sah-sah saja. Sebab lima paslon sekarang sudah membentuk struktur pengurus dan sudah bergerak.

“Kita semua kan berhak melakukan kampanye dimanapun, jadi sah saja kalau Maiq Meres mengatakan demikian,” katanya, Kamis kemarin.

Bagus juga melihat tak menutup kemungkinan jika tim calon lain masuk ke wilayah yang telah diklaim oleh salah satu calon. Contohnya, paslon nomor urut 3 yang memasuki wilayah Batukliang dan Batukliang Utara yang katanya disana adalah basis suara dari Maiq Meres, namun fakta di lapangan paslon tersebut bisa masuk.

 “Jadi tidak ada regulasi khusus juga yang melarang titik wilayah calon berkampanye, kita di tim wayent wah juga masuk di Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara,” bebernya.

Wayent wah sampai saat ini juga tidak pernah berhenti untuk melakukan sosialisasi, jadi gerakan berjamaah dari tim wayent wah sudah melekat pada diri masing-masing orang dan tim saat ini.

 “Kita selama ini terus bergerak tanpa perlu menunggu komando. Tim yang berjuang saat ini murni bergerak atas inisiatif diri sendiri, jadi tanpa perlu kita perlihatkan ke publik juga kita tetap berjalan di bawah,” bebernya.

Bagus mengatakan, dengan pergerakan yang masif dari tim inti, sayap maupun relawan. Pihaknya optimis melihat kemenangan yang ada di depan mata saat ini.

“Kita apresiasi pergerakan tim di bawah yang begitu semangatnya memenangkan paket wayent wah, jadi ini alasan kami kenapa menilai ikhtiar mereka ini akan menjadi optimisme dalam meraih kemenangan pada 9 Desember untuk paket Ziadi-Aswatara,” tuturnya.

Bagus menambahkan, dari hasil survei yang memperlihatkan posisi pasangan wayent wah yang terlihat tak begitu menguntungkan, justru membuat pihaknya makin termotivasi untuk lebih memasifkan pergerakan. Menurutnya, agenda pilkada dimasa pandemi saat ini juga terlihat berdampak pada hasil survei yang ada. Hal tersebut terlihat dari banyaknya indikator survei yang jauh berbeda dari pilkada saat tidak ada pandemi, sehingga saat ini peluang calon untuk dapat meningkatkan elektabilitas dan popularitas cukup berat karena adanya pandemi ini.

“Kita lihat penetapan calon saat ini sangat dekat dengan waktu pencoblosan, maka semua calon ini justru memiliki peluang yang sama untuk memenangkan pilkada. Tinggal saat ini bagaimana memasifkan pergerakan sesuai dengan aturan yang berlaku dimasa pandemi,” tutupnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Ini Harapan Ketua DPRD Loteng untuk Pengurus PGRI

Read Next

Ancam Adik Pakai Sajam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *