Wagub Buka Diskusi Bareng LSN NTB

0 Wagub

MATARAM – Wakil Gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalilah membuka diskusi daring oleh Dewan koordinasi Wilayah Laskar Santri Nusantara (DKW LSN) Provinsi NTB, di ruang kerjanya Rabu (10/05) sore kemarin.

Wagub menekankan aspek kesehatan adalah yang paling utama dan paling penting jika konsep new normal hendak di terapkan. Tidak hanya  di NTB, namun juga dalam skala global.

Di NTB, berkat kerjasama semua pihak, grafik penyebaran Covid-19 masih dalam skala yang terkontrol. Akan tetapi semua pihak harus terus waspada dan tidak boleh lengah.

“Sesungguhnya kalau kita berbicara Covid-19, hal yang paling utama dan pertama adalah protokol Covid-19. Selama protokol Covid-19 itu bisa kita laksanakan maka insya Allah kita akan dapat mengendalikan keadaan,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, pendidikan merupakan salah satu kegiatan dengan risiko tinggi. Oleh karenanya, ke depan, apabila pesantren di NTB aktif pada masa new normal maka penting dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

“New normal ialah bagaimana menciptakan lingkungan pesantren yang steril dari sumber penyakit, kemudian merancang betul-betul akses keluar masuk pesantren, sehingga apabila new normal telah diberlakukan, pesantren kita dapat tetap beroperasi, tetap kondusif, tidak mengakibatkan anak-anak kita dan begitu juga ustad dan ustazahnya,” ujarnya.

Rohmi optimis apabila tahap demi tahap dilakukan dengan baik maka pesantren di NTB dapat mewujudkannya. Namun dengan kondisi NTB dengan angka penularan yang masih tinggi, Wagub menekankan bahwa untuk saat ini penerapan new normal atau pengoperasian sekolah belum bisa dilakukan.

Melalui kesempatan itu, Ummi Rohmi menekankan kembali bahwa kunci utama pengendalian virus corona ialah menerapkan protokol Covid-19.

Terakhir, Rohmi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya diskusi tersebut. Diskusi itu dinilai sangat bermanfaat untuk aktivitas pesantren-pesantren di NTB kedepannya. “Semoga kegiatan pesantren di NTB ini bisa beradaptasi dengan kondisi kehidupan new normal nantinya, untuk itu, perlu dilakukan persiapan sejak sekarang.” harapnya

Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Laskar Santri Nusantara, Didik Setiawan mengapresiasi gagasan diskusi online tersebut. Katanya, hal itu luar biasa  dan ini harus bisa ditiru diberbagai daerah untuk bisa melakukannya.

Ketua Laskar Santri NTB, Sandi Firmanulhaq, menyampaikan rasa terimakasih atas berkenannya Wakil Gubernur membuka diskusi daring itu. Melalui kesempatan tersebut, mahasiswa yang sedang menjalankan study S2 di Faculty of Engineering, physics and mathematical science, University of Western Australia  ini menjekaskan bahwa output dari diskusi itu nantinya akan menjadi bahan dalam penerapan new normal di pesantren.

“Acara ini nantinya outputnya akan menjadi rekomendasi ataupun saran bagaimana nantinya kedepannya terutama di NTB pondok pesantren akan menerapkan prosedur prosedur atau pun protokol terkait dengan penanggulangan convid-19 ini,” katanya via zoom langsung dari  Australia.

Diskusi yang bertajuk “Mungkinkah Penerapan New Normal di Pesantren?” Itu di pandu langsung oleh Sekretris DKW LSN NTB,  Syamsul Hadi yang yang dihadiri oleh Ketua F-PPP DPRD NTB Mohammad Akri, S.Hi, Pengasuh Pondok pesantren Darul Qur’an Bengkel Tgh. Halisussabri, M.Pdi, Kabid Madrasah Kemenag Prov NTB dan seluruh pengurus Dewan Koordinasi Wilayah LSN Prov NTB. (hms/r3)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
asmiranda
1

pandemi covid19 bermian game dapat penghasilan

hanya bermain game dirumah dan bisa dapat penghasilan???? mau tau game apa??? langsung aja googling DUPA88, BUKTIKAN SENDIRI dechh....

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Diduga Bocor, Penjudi Sabung Ayam di Pengembur Kabur

Read Next

PKB Mulai Goda Pathul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *