Suryade Loncat dari PKS, Dukung Maiq-Meres ?

F Yek Agil

JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Yek Agil

MATARAM – Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB mencium jejak mantan calon Bupati Lombok Tengah, L Suryade. Kader PKS itu dicurigai bergerak untuk bapaslon Maiq-Meres. Secara arah, PKS jatuh dan mengusung paket Masrun-Habib. Bukti kuat, ada foto pertemuan Suryade dengan bakal calon wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah.

Anggota Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB, Yek Agil menegaskan, PKS bukan tidak menghargai kader yang ingin tampil di Lombok Tengah. Tetapi dinamika politik membuat PKS jatuh pada pilihan Masrun-Habib. Secara prosudur PKS sendiri sudah memperjuangkan Lalu Suryade untuk menjadi calon Bupati, tetapi semua keputusan ada di tangan DPP PKS.

 “Secara normatif kita sudah perjuangkan Bahkan sampai titik darah penghabisan,” kata Yek Agil di Mataram kemarin.

Yek Agil mengatakan, saat itu Suryade dinilai gagal membangun partai koalisi termasuk mencari pasangan. HZT saat itu yang berpasangan dengan Suryade ternyata tidak siap dan memilih mundur.

“Kita sudah berupaya islahkan, tetapi dengan berbagai pertimbangan sulit,” katanya.

Dalam perjalanan usulan Bapaslon, PKS tidak serta merta membuang Suryade. Sampai batas waktu diberikan gagal mendapatkan pasangan sementara sesuai aturan harus diserahkan ke DPP. malah nama Suryade sudah masuk sebagai salah satu yang diusulkan PKS di daerah ke pusat.

Sedangkan tiga Bapaslon lain dengan pasangan. Pada akhirnya DPP PKS seperti diketahui memilih Masrun-Habib Ziadi Thohir. Yek Agil menegaskan pada kondisi sampai tidak ada pasangan pun Suryade tetap diusulkan sebagai calon mengingat dia adalah kader kita.

Yek Agil mengatakan PKS akan berkomunikasi dengan Suryade. Membahas keputusan dan meminta kesiapan Surade ikut memenangkan calon yang diusung partai.

“Kami akan minta PKS daerah berkomunikasi dengan beliau,” terangnya.

Terkait pernyataan Suryade berencana mengarahkan dukungan ke HL Pathul Bahri-H Nursiah, Agil menghormati keputusan itu.

Sebagai personal pihaknya menghargai keputusan Suryade. Tetapi secara organisasi kepartaian sikap Suryade berlawanan dengan arah dan kebijakan partai. Sehingga bila dalam komunikasi nanti Suryade tetap tidak mau ikut perintah partai akan ada sanksi.

“Kalau ada kader yang berprestasi tentu kita beri reward tapi kalau melawan perintah partai tentu ada punishment,” ungkapnya. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

KPU Tegaskan, Protokol Covid-19 Paling Penting

Read Next

Viral, Pasangan ini Menikah Belum Lulus SD

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *