Pilkada, Ahyar Abduh Ingatkan Bawahannya

Ahyar Abduh 1

H Ahyar Abduh

MATARAM – Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh, tak bosan-bosannya mengingatkan semua pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Mataram di tengah suasana pesta demokrasi tahun ini. Ditegaskan, ASN jangan sampai ikut terlibat aktif dalam politik praktis di Pilkada 2020. ASN harus menjunjung netralitas selama tahapa Pilkada berlangsung.

“Apalagi juga mengarah-mengarahkan masyarakat (untuk memilih pasangan calon tertentu),” kata Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Kota Mataram itu, kemarin (17/9).

Untuk diketahui, 23 September ini adalah tahapan penetapan pasangan calon kepala daerah. Dilanjutkan esok harinya 24 September adalah pengundian nomor urut, dan masa kampanye dimulai 26 September. Sementara, pemungutan sekaligus penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Para ASN diminta harus tahu betul bagaimana memposisikan diri sesuai dengan aturan berlaku. Jangan sekali-kali melabrak aturan yang melekat pada diri seorang ASN. Kode etik atau netralitas ASN harus dijaga betul selama Pilkada.

“Saya kira kita semua sudah mengetahui ketentuan-ketentuan sebagai ASN. Apalagi sebagai pejabat,” kata Wali Kota Mataram dua priode.

Ahyar memastikan akan mengambil langkah tegas berupa menjatuhkan sanksi terhadap ASN yang terbukti terlibat politik praktis. Berdasarkan rekomendari yang dia terima dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Yang ditindaklanjuti berdasarkan fakta dan bukti temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di lapangan.

“Apalagi ada bukti atau fakta yang ditemukan oleh Bwaslu. Yang disampaiakan kepada KASN. Kemudian KASN menurunkan rekomendasinya kepada saya untuk memberikan sanksi, pasti akan saya lakukan,” tegas dia.

Sebelumnya diketahui, setidaknya ada tiga orang ASN Kota Mataram yang dijatuhkan sanksi berdasarkan rekomendasi dari KASN. Disinyalir melanggar kode etik karena terlibat politik praktis. Sesuai dengan temuan Bawaslu Kota Mataram.

Sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kota Mataram, Ahyar juga akan memastikan penerapan protokol kesehatan di tengah suasana pandemi. Pihaknya akan segera mempersiapkan langkah-langkah untuk itu. Karena sebentar lagi akan memasuki penetapan pasangan calon, dan masa kampanye Pilkada 2020.

“Insya Allah hari Senin (21/9), saya akan rapat koordinasi terbatas bersama KPU, Bawaslu, Kapolresta Mataram. Kita ingin tahapan-tahapan Pilkada harus berjalan sebagaimana yang sudah ada dalam ketentuan-ketentuan,” ungkap dia.

Ahyar berharap Pilkada serentak 2020 khususnya di Kota Mataram bisa berjalan dengan sukses, aman dan lancar. Dengan catatan, protokol kesehatan Covid-19 juga harus diterapkan dan diditegakkan selama Pilkada berlangsung. Dalam arti, pelaksanaan Pilkada dengan penerapan protokol kesehatan sama-sama berjalan dengan baik.

“Kita ingin para paslon, para tim, dan para pendukung untuk betul-betul mematuhi ketentuan yang ada di dalam PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum). Juga mematuhi protokol covid. Sehingga, semua bias berjalan dengan baik,” pinta dia. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Rebe: Copot Direktur RSUD Praya

Read Next

Kecewa, Suryade Benarkan Dukung Pathul-Nursiah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *