KPU Tegaskan, Protokol Covid-19 Paling Penting

f AA sosialisasi

SOSIALISASI: Suasana sosialisasi sekaligus evaluasi terkait tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Loteng, kemarin.

PRAYA – Sosialisasi sekaligus evaluasi terkait tahapan pemilihan Pilkada Lombok Tengah yang diselenggarakan di aula kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah, Rabu kemarin. Sosialisasi dipimpin Komisioner KPU, Ahmad Puad Fahrudin.

Komisioner KPU Lombok Tengah, Ahmad Puad Fahrudin menjelaskan, terkait jadwal lanjutan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020. Dijelaskan yang paling penting terkait protokol covid-19 disaat memulai kegiatan kampanye. Mulai dari 26 September hingga 5 Desember nantinya.

 “Jadi dalam 71 hari nantinya kita akan melalui waktu yang panjang untuk melaksanakan agenda tahapan kampanye, yang musti dibarengi dengan protokol kesehatan. Cukup berat namun semua harus kita laksanakan dengan maksimal,” tegasnya.

Katanya, prinsip pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan  di masa pandemi dilaksakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian virus korona, kemudian memperhatikan juga kesehatan dan keselamatan penyelenggara pemilihan,  peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggara pemilihan. Terkait dasar hukum pemilihan serentak dalam kondisi bencana non alam covid-19, sudah ada UU nomor 6 tahun 2020, PKPU no 6 dan 10 tahun 2020. Kemudian ada juga dasar hukum pemilihan serentak yakni, UU no 1, 8, dan 10 tahun 2015 dan juga PKPU no 4 tahun 2017 yang mengatur tentang kampanye.

Puadd mengatakan, saat ini ada banyak isu yang muncul terkait beberapa tahapan yang telah dilaksanakan, antara lain pemlihan memunculkan klaster baru dan tidak ada tindakan dari aparat keamanan dan penyelenggara pemilihan. Data dari Bawaslu RI, 8 September 2020 kemarin, total ada 243 paslon melanggar aturan kampanye terkait protokol kesehatan. Adapun hal dasar yang menyebabkan hal tersebut antara lain, positif saat mendaftar, tidak melampirkan hasil swab test saat mendaftar, tidak ada jaga jarak, terjadi kerumunan, dan pendukung banyak yang tidak memakai masker.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat agar benar-benar bisa bekerja sama untuk mensukseskan sekaligus mengamankan agenda pilkada di masa pandemi ini, agar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat luas.

“Kami harap agar ini diperhatikan,” pesannya.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

APBD-Perubahan, 5 Miliar untuk Rehab Masjid Agung

Read Next

Suryade Loncat dari PKS, Dukung Maiq-Meres ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *