Sopir Pikap Meninggal Dunia Saat Nyetir

  • Bagikan
F PERIKSA
IST / RADAR MANDALIKA PERIKSA : Tim medis Puskesmas Masbagik, melakukan pemeriksaan luar memastikan apakah terdapat luka diakibatkan benda tajam atau benda tumpul di sekujur tubuh korban.

LOTIM – Sebuah kendaraan pikap jenis L300 yang melintas dari arah barat jalan raya Paok Motong Masbagik, Kecamatan Masbagik Lombok Timur (Lotim), secara mendadak berhenti di tengah badan jalan, tepatnya di jalan raya Masbagik Dusun Semat Desa Danger Kecamatan Masbagik. Setelah dicek pengendara lain, sopir ditemukan meninggal dunia. Diduga, meninggalnya sopir pikap itu karena serangan jantung. Kejadiannya, sekitar pukul 19.15 Wita, (6/5) lalu.

Identitas korban meninggal dunia bernama Lalu Kaharudin, kelahiran 1960 asal Gubuk Montong Desa Masbagik Selatan Kecamatan Masbagik Lotim.
Informasi dihimpun Radar Mandalika, korban membawa pikap melaju dari arah barat tidak dengan kecepatan tinggi. Ketika sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba secara mendadak langsung berhenti di tengah jalan. Saksi pertama yang mengendarai sepeda motor dari arah yang sama melihat kejadian itu, langsung mendekati mobil pikap seraya melihat sopir.
Dari kaca mobil yang tidak dalam posisi tertutup full, saksi pertama melihat tangan korban menengadah ke atas, sehingga saksi tersebut memutuskan turun dari kendaraan sepeda motor yang ditungganginya. Di sana, ia menemukan korban dalam keadaan lemas, mata melotot dengan posisi tangannya yang menengadah ke atas.
Oleh saksi memastikan nafas korban tidak ada berhembus. Demikian juga detak urat nadi tidak ada berdenyut. Sehingga para saksi langsung memanggil warga yang ada disekitar TKP, membantu menurunkannya dari mobil, dan memastikan kondisinya di depan Rumah Toko (Ruko) yang ada di TKP untuk dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Polsek Masbagik yang mengetahui informasi peristiwa itu, langsung datang ke TKP meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan identifikasi korban yang telah dinyatakan meninggal sekaligus olah TKP. Tidak itu saja, korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum sesuai Standar Operasional dan Prosedur (SOP).
Hasil visum dokter Puskesmas Masbagik, tidak ditemukan adanya luka atau pun tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul pada bagian luar tubuh korban. Sehingga, korban yang telah dinyatakan meninggal dunia, langsung diserahkan pada pihak keluarga, untuk dimakamkan.
Kapolsek Masbagik, melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Lotim, IPTU Nicolas Oesman, menyebutkan, kepolisian dalam kejadian tersebut telah mengambil tindakan sesuai SOP.
“Dari kejadian itu, pihak korban menerima dengan ikhlas karena menganggap kejadian itu adalah musibah,” terangnya. (fa’i/r3)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *