Lebaran Topat, Senggigi Bakal Dipadati Warga

  • Bagikan
F TOPAT
IST/RADAR MANDALIKA WISATA: Kondisi suasana kawasan wisata di Kecamatan Batulayar jelang Lebaran Topat.

LOBAR–Kawasan wisata Senggigi diperkirakan akan tetap ramai pada pelaksanaan Lebaran Topat yang jatuh hari ini (9/5). Meski pemkab tak menggelar event perayaan seperti sebelum pandemi, namun tahun ini masyarakat tak dilarang untuk berziarah ke makam tokoh besar islam di Lobar.
Sekda Lobar, H Baehaqi mengatakan tidak akan ada penutupan dan pelarangan. “Untuk tempat wisata, dan tempat ziarah kubur dibuka biasa. Tapi tidak ada kegiatan perayaan dari Pemda seperti tahun-tahun lalu,” tegasnya, Minggu (8/5).
Terpisah Camat Batulayar, Afgan Kusumanegara mengatakan dengan kelonggaran yang diberikan pemerintah membuat masyarakat mulai mempersiapkan untuk menggelar dagangan di tempat wisata. “Memang pemkab tidak ada kegiatan lebaran topat, tapi sejauh ini pemerintah ada kelonggaran bagi masyarakat. Sehingga lapak di pantai sudah penuh oleh pedagang,” ujarnya.
Camat berharap dengan adanya kelonggaran ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang berjualan di pinggir pantai pada saat lebaran topat. Terlebih jika melihat persentase capaian vaksinasi, Kecamatan Batulayar sudah 80 persen warga divaksin. “Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tegasnya.
Tidak hanya tempat wisata. Tempat ziarah di wilayah Batulayar juga sudah dibuka setiap hari. Sehingga masyarakat yang ingin berziarah dipersilakan datang. Sementara itu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan demi keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalulintas di kawasan wisata Senggigi pada perayaan lebaran ketupat, Kepolisian Resort Lombok Barat akan melakukan rekayasa lalu lintas jalan menuju kawasan wisata Senggigi Lombok Barat.
Mengingat tingginya mobilisasi kendaraan dan masyarakat yang akan terjadi pada perayaan lebaran topat, khususnya di jalur menuju kawasan wisata Senggigi sehingga dipastikan akan menimbulkan kemacetan. Hal itulah yang menjadi atensi dan perhatian jajaran Polres Lobar.
Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho mengatakan selain menempatkan personel di empat pos pengamanan dan pelayan mudik lebaran pada Operasi Ketupat Rinjani 2022. Untuk menghindari terjadinya kemacetan seperti pada perayaan lebaran topat beberapa tahun sebelumnya, pihaknya juga akan menempatkan personel guna melakukan rekayasa lalu lintas jalur dari arah Mataram atau mulai memasuki pintu gerbang Desa Meninting menuju kawasan wisata Senggigi pada perayaan lebaran ketupat. “Akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kendaraan yang akan masuk Senggigi,” katanya.
Hal itu dilakukan mengingat dengan adanya kebijakan pelonggaran di masa pandemi covid-19 dipastikan akan terjadi lonjakan jumlah pengunjung di kawasan wisata Senggigi pada perayaan lebaran ketupat. Karena bertepatan juga dengan berakhirnya masa libur lebaran. Pada kegiatan pengamanan ini, Polres Lombok Barat menerjunkan ratusan personel yang dibackup TNI dan instansi terkait lainnya.
“Operasi Ketupat Rinjani dilaksanakan sejak tanggal 28 april hingga 9 Mei mendatang demi terciptanya keamanan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah dan lebaran ketupat,” pungkasnya. (win)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *