SMPN 5 Batukliang Hebat, Daur Ulang Sampah Plastik

Classmeet

HAZA/RADAR MANDALIKA BERSAMA: Kepsek beserta guru memperlihatkan barang bekas yang akan diolah menjadi barang pakai, belum lama ini.

PRAYA – Penilaian Akhir Semester (PAS) tingkat SMP di Kabupaten Lombok Tengah telah selesai. Seperti halnya SMPN 5 Batukliang sembari menunggu hasil Ujian menggelar lomba kebersihan kelas untuk merawat lingkungan sekolah yang dirangkaikan dengan kegiatan daur ulang sampah plastik menjadi barang yang lebih bermanfaat.
Waka kurikulum, Muh Khaeri Arifandi mengatakan, classmeeting tahun ini hanya mengadakan lomba kebersihan kelas atau lebih tepatnya 3R, yaitu reduce, reuse dan recycle yang dimana istilah ini berkaitan dengan kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak untuk menanamkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan khususnya lingkungan sekolah. Ini akan berlangsung selama satu pekan. Apalagi berkaitan kebersihan lingkungan masyarakat masih banyak yang belum peduli sehingga perlu memberikan pemahaman sejak dini,” tuturnya.
Dari pengakuannya, kegiatan ini didukung penuh oleh pihak sekolah dan wali murid. Supaya anak-anak tetap beraktivitas ke hal yang postif sebelum pembagian rapor dan libur panjang setalah penilaian akhir semester selesai. Karena dari temuannya dan laporan orangtua murid selama di rumah kebiasaan anak-anak hanya bermain game, bermalas-malasan dan sulit diatur. Beda dengan di sekolah lebih mudah dikontrol. Apalagi dengan kegiatan semacam ini membuat mereka lebih semangat dan membentuk jiwa kreativitas anak.
“Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini setidaknya mereka diberikan kesempatan untuk berkreasi, berinovasi, berkomunikasi. Mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang lebih bermanfaat,” sambungnya.
Sementara SMPN 5 Batukliang, Zaenudin sangat bersyukur atas inisiasi para guru untuk membuat program ini. Lebih khusus kepada Waka Kurikulum yang tergabung dalam program Guru Penggerak yang telah berkontribusi banyak terhadap sekolah memberikan inovasi terbaru guna kelancaran KBM semasa pandemi ini.
“Saya akui selama pandemi ini banyak program yang sudah direncanakan tidak bisa berjalan sesuai perencanaan untuk meningkatkan potensi anak-anak. Akhirnya kegiatan classmeet ini momen untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dan membangkitkan semangat mereka menyambut tahun ajaran baru. Selain itu, ini juga untuk mempererat hubungan keluarga dan kekompakan.
Ia melanjutkan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud rasa kepedulian kita terhadap lingkungan. Hal ini dirasa penting ditanamkan pada diri siswa supaya kebiasaan hidup bersih dan sehat terbawa sampai tua nanti. Ini terus berkelanjutan turun temurun budayakan cinta lingkungan ke generasi selanjutnya.
“Apalagi SMPN 5 Batukliang keluar sebagai juara 1 sekolah sehat tahun ini, tentu ini harus dijaga. Bukan hanya pada saat lomba saja kita menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi harus dibiasakan,” tegasnya.
“Oleh sebab itu, kami datangkan aktivis kemanusian Founder Lombok Upcycle untuk memberikan sosialisasi berkaitan bagaimana cara mengolah limbah atau sampah barang bekas menjadi barang yang bermanfaat,” sambungnya. (cr-hza)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Cerita Putri dan Fitri, Pedagang Keliling

Read Next

Gawat! Lotim Kembali Zona Orange Kasus Covid-19

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *